Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Armuzna Dimulai! Jutaan Jemaah Bergerak, Komnas Haji Ingatkan: “Jemaah Jaga Jemaah”

Laporan: Halim Dzul
Senin, 25 Mei 2026 | 17:36 WIB
Foto ilustrasi RMN -
Foto ilustrasi RMN -

RAJAMEDIA.CO — Makkah — Fase paling menentukan dalam ibadah haji resmi dimulai. Sejak Senin (25/5/2026) atau 8 Dzulhijjah 1447 H, jutaan jemaah dari seluruh dunia mulai bergerak menuju Armuzna — Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
 

Jemaah haji Indonesia pun dimobilisasi bertahap dari hotel-hotel di Makkah menuju Arafah untuk menjalani wukuf yang akan berlangsung Selasa (26/5/2026).
 

Di Tanah Suci, sekitar 1,6 juta jemaah dari berbagai negara akan berkumpul dalam satu titik, menjalani rangkaian ibadah yang dikenal sangat padat, melelahkan, dan penuh tantangan.
 

Puncak Ibadah, Puncak Ujian Fisik
 

Usai wukuf di Arafah, jemaah akan bergerak ke Muzdalifah untuk mabit sebelum melanjutkan perjalanan menuju Mina.
 

Di Mina, para tamu Allah harus menjalani lontar jumrah di Jamarat dengan melempar jumrah Aqabah, Ula, dan Wustha pada 10 hingga 12 Dzulhijjah 1447 H.
 

Belum selesai sampai di situ, jemaah juga harus bolak-balik menuju Masjidil Haram di Makkah untuk menjalankan tawaf ifadah, sai, dan tahallul.
 

Rangkaian ibadah yang panjang, padat, dan berlangsung simultan itu dipastikan akan menguras tenaga dan stamina jemaah.
 

Ancaman Tersesat hingga Cuaca 50 Derajat
 

Ketua Komnas Haji, H. Mustolih Siradj, mengingatkan situasi di Armuzna sangat rawan membuat jemaah terpisah dari rombongan.
 

Terlebih jutaan jemaah mengenakan pakaian ihram serba putih dan menempati tenda-tenda dengan warna seragam yang sering membuat jemaah kesulitan mengenali kelompoknya sendiri.
 

“Kondisi semacam ini bisa menyebabkan rombongan jemaah terpisah, tertinggal, bahkan tersesat, khususnya bagi lansia dan disabilitas,” ujar Mustolih dalam keterangannya di Makkah, Senin (25/5/2026).
 

Belum lagi suhu ekstrem yang diperkirakan mendekati 50 derajat Celsius menjadi tantangan berat tersendiri bagi jemaah.
 

Komnas Haji Serukan “Jemaah Jaga Jemaah”
 

Menghadapi situasi tersebut, Komnas Haji mengajak seluruh jemaah memperkuat solidaritas dan kekompakan selama menjalani puncak ibadah haji.
 

Semangat ta’awun atau saling membantu dinilai menjadi kunci penting agar jemaah tetap aman dan tidak tercecer.
 

“Dibutuhkan kekompakan dan solidaritas di kalangan jemaah dengan semangat ‘jemaah jaga jemaah’ tanpa harus selalu bergantung kepada petugas,” tegas Mustolih.
 

Menurutnya, peran ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) juga menjadi sangat vital dalam memastikan seluruh anggota tetap bersama dan terpantau.
 

Komnas Haji Optimistis Puncak Haji Lancar
 

Meski tantangan di Armuzna sangat berat, Komnas Haji tetap optimistis pelaksanaan puncak ibadah haji tahun ini berjalan sukses dan lancar.
 

Seluruh jemaah diharapkan menjaga kesehatan, memperbanyak minum air, mengurangi aktivitas yang tidak perlu, dan selalu berkoordinasi dengan rombongan masing-masing.
 

Dengan kebersamaan dan disiplin, puncak ibadah haji di Armuzna diyakini dapat dilalui dengan aman dan khusyuk.rajamedia

Komentar: