Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Blackout Sumatra Terungkap! Bareskrim: Penyebab Cuaca Ekstrem, Bukan Sabotase!

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 25 Mei 2026 | 13:30 WIB
Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin - Foto: Dok Humas Polri -
Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin - Foto: Dok Humas Polri -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Misteri blackout massal yang melumpuhkan sejumlah wilayah di Sumatra akhirnya mulai terungkap. Bareskrim Polri memastikan gangguan listrik besar-besaran itu bukan akibat sabotase, melainkan dipicu cuaca ekstrem yang menghantam sistem transmisi kelistrikan.
 

Kesimpulan awal tersebut diperoleh dari hasil investigasi gabungan antara Bareskrim Polri, Puslabfor, dan PLN.
 

“Gangguan listrik di Sumatra diduga dipicu oleh faktor cuaca yang buruk, bukan sabotase,” tegas Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin dalam konferensi pers, Senin (25/5/2026).
 

Kabel Transmisi Diduga Putus Mendadak
 

Menurut Nunung, investigasi sementara menemukan adanya gangguan serius pada jaringan transmisi listrik.
 

Kabel transmisi diduga putus secara tiba-tiba akibat terpaan cuaca buruk yang terjadi saat insiden blackout berlangsung.
 

“Kejadian putusnya kabel transmisi diduga terjadi secara tiba-tiba akibat pengaruh faktor cuaca, tapi ini masih dalam pendalaman lebih lanjut,” ujarnya.
 

Tim gabungan saat ini masih melakukan investigasi teknis untuk memastikan detail penyebab gangguan pada sistem transmisi tersebut.
 

Blackout Lumpuhkan Sejumlah Wilayah Sumatra
 

Gangguan itu memicu blackout massal di sejumlah provinsi di Pulau Sumatra.
 

Wilayah terdampak meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, hingga sebagian Sumatra Selatan.
 

Aktivitas masyarakat sempat lumpuh akibat pemadaman listrik yang terjadi hampir bersamaan di banyak daerah.
 

Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Sabotase
 

Bareskrim menegaskan, hingga saat ini tidak ditemukan indikasi sabotase maupun unsur kesengajaan dalam insiden blackout tersebut.
 

“Bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan. Ini mengarah pada faktor teknis dan cuaca yang ekstrem,” kata Nunung.
 

Pernyataan itu sekaligus menepis spekulasi liar yang sempat berkembang di masyarakat terkait dugaan serangan terhadap infrastruktur kelistrikan nasional.
 

PLN Sebut Gangguan Berantai
 

Sebelumnya, PLN menyampaikan pemadaman massal terjadi pada Jumat (22/5/2026) sejak pukul 18.44 WIB.
 

Menurut PLN, cuaca buruk memicu gangguan pada sebagian sistem transmisi kelistrikan Sumatra.
 

Gangguan tersebut kemudian menjalar menjadi gangguan berantai yang memengaruhi sejumlah pembangkit listrik di berbagai wilayah.
 

Akibatnya, sistem kelistrikan Sumatra mengalami blackout besar yang berdampak luas terhadap masyarakat dan aktivitas ekonomi.rajamedia

Komentar: