Kabar Gembira! Menteri Ara Buka Akses Kredit Rumah Subsidi Meski SLIK Bermasalah
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Angin segar datang untuk rakyat kecil. Menteri PKP Maruarar Sirait mengumumkan kebijakan baru yang membuka peluang lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah.
Lewat unggahan di Instagram pribadinya, Maruarar menyampaikan bahwa masyarakat dengan catatan SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) di bawah Rp1 juta kini tetap bisa mengajukan kredit rumah subsidi.
SLIK Bermasalah Tak Lagi Jadi Penghalang
Kebijakan ini jadi terobosan penting. Selama ini, riwayat kredit yang bermasalah kerap menjadi tembok penghalang bagi masyarakat untuk mengakses pembiayaan rumah.
Kini, dengan batas toleransi tertentu, akses itu dibuka.
“Ini langkah nyata agar semakin banyak masyarakat bisa memiliki rumah layak huni,” tegas Maruarar, Senin (14/4/2026).
Keputusan ini diambil bersama Otoritas Jasa Keuangan setelah melalui proses panjang dan berbagai pertemuan intensif.
Apresiasi untuk OJK, Minta Eksekusi Tanpa Hambatan
Maruarar atau akrab dipanggil Ara, juga memberikan apresiasi kepada Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, beserta jajaran.
Ia menilai OJK bergerak cepat, profesional, dan berpihak kepada rakyat.
Namun, ia mengingatkan agar kebijakan ini tidak terhambat di lapangan.
“Harus segera diimplementasikan. Jangan ada birokrasi yang menghambat,” tegasnya.
Satgas 3 Juta Rumah Dibentuk
Tak berhenti di situ, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan.
Akan dibentuk Satgas Percepatan Program 3 Juta Rumah yang melibatkan:
1. OJK
2. BP Tapera
3. Pengembang
Tujuannya jelas: mempercepat pembangunan rumah rakyat agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Era Prabowo: Rumah untuk Rakyat, Bukan Janji
Maruarar menegaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Prabowo Subianto.
Fokusnya: menghadirkan kebijakan konkret yang benar-benar dirasakan masyarakat kecil.
“Rumah untuk rakyat, bukan sekadar janji, tapi kerja nyata,” tegasnya.
Akses Dibuka, Harapan Menguat
Dengan kebijakan ini, pintu kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah semakin terbuka.
Pesannya sederhana tapi kuat: negara mulai merapikan akses, agar lebih banyak rakyat punya rumah sendiri.![]()
Politik 4 hari yang lalu
Peristiwa | 3 hari yang lalu
Daerah | 1 hari yang lalu
Parlemen | 1 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Opini | 6 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu