Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

DPR Bidik IKN Jadi Destinasi Kelas Dunia, Bukan Sekadar Pusat Pemerintahan

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:48 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat berbincang dengan Kepala OIKN saat ini dijabat oleh Basuki Hadimuljono - Humas DPR -
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat berbincang dengan Kepala OIKN saat ini dijabat oleh Basuki Hadimuljono - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO — Nusantara — Ibu Kota Nusantara (IKN) diproyeksikan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan baru Indonesia, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata kelas dunia dan pusat penyelenggaraan berbagai kegiatan internasional.
 

Pandangan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kalimantan Timur, Jumat (10/7/2026).
 

Menurutnya, daya tarik IKN sudah mulai terasa bahkan sebelum seluruh aktivitas pemerintahan resmi dipindahkan.
 

Wisata dan UMKM Bisa Bergerak Lebih Dulu
 

Rahayu Saraswati mengatakan kawasan IKN sebaiknya mulai dibuka secara bertahap bagi masyarakat agar sektor pariwisata dan pelaku UMKM dapat tumbuh lebih cepat.
 

Sebagai mitra kerja Kementerian Pariwisata, Komisi VII DPR melihat peluang besar untuk menjadikan IKN sebagai destinasi unggulan sejak tahap awal pembangunan.
 

"Bahkan sebelum eksekutif, legislatif, dan yudikatif berfungsi penuh, kawasan ini bisa dibuka terlebih dahulu bagi pengunjung. Dengan begitu UMKM juga memiliki kesempatan mempersiapkan usahanya," ujarnya.
 

Jadi Magnet Baru Kalimantan Timur
 

Menurut politisi Fraksi Partai Gerindra itu, keberadaan IKN akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru bagi Kalimantan Timur.
 

Kota-kota penyangga seperti Balikpapan dan Samarinda diperkirakan ikut merasakan dampak positif meningkatnya kunjungan wisatawan.
 

Ia juga mengapresiasi infrastruktur yang terus dibangun, termasuk jalan tol menuju kawasan IKN yang dinilainya sudah sangat baik.
 

"Jalan tolnya sangat lancar, mulus, dan luas. Ini akan meningkatkan minat wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk melihat ibu kota negara baru yang futuristik," katanya.
 

Bidik Pasar MICE Internasional
 

Selain wisata umum, Rahayu menilai IKN memiliki potensi besar menjadi pusat Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) berskala nasional maupun internasional.
 

Keberadaan hotel, pusat konvensi, hingga berbagai forum internasional diyakini akan menjadikan IKN sebagai salah satu destinasi bisnis paling prospektif di Indonesia.
 

Tak hanya itu, rencana pembangunan kawasan konservasi satwa endemik juga dinilai akan memperkaya daya tarik kawasan tersebut.
 

"Orang datang ke sini nantinya bukan hanya untuk urusan politik, tetapi juga untuk kegiatan konferensi, pameran, hingga pariwisata," jelasnya.
 

Wajah Baru Indonesia
 

Rahayu mengajak masyarakat memberi waktu bagi pemerintah untuk menuntaskan pembangunan IKN.
 

Ia optimistis Nusantara akan menjadi simbol Indonesia modern yang tetap mengusung identitas nasional dan mampu dibanggakan di mata dunia.
 

"Nantikan hasil akhirnya. IKN akan menjadi kota yang berbeda dari kota-kota lain di Indonesia, tetapi tetap merepresentasikan jati diri bangsa. Saya yakin seluruh rakyat Indonesia akan bangga," tutupnya.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: