Ace Hasan: Ketahanan Nasional Harus Jadi Jawaban di Tengah Gejolak Dunia
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily mengingatkan Indonesia tengah menghadapi perubahan global yang semakin kompleks. Mulai dari rivalitas geopolitik, tekanan geoekonomi, disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga dinamika demografi dunia, seluruhnya menuntut bangsa ini memperkuat fondasi ketahanan nasional.
Pesan tersebut disampaikan Ace Hasan saat menjadi narasumber Seminar Nasional bertajuk "Rekonstruksi Peradaban Islam untuk Membangun Dunia Baru", yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Muharam Forum Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKAIN) di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Geopolitik Global Kian Dinamis
Dalam paparannya, Ace Hasan menekankan bahwa peta dunia sedang mengalami perubahan besar yang tidak hanya dipengaruhi oleh konflik geopolitik antarnegara, tetapi juga persaingan ekonomi, percepatan teknologi, serta ancaman perubahan iklim.

Menurutnya, seluruh dinamika tersebut akan berdampak langsung terhadap stabilitas dan masa depan Indonesia apabila tidak diantisipasi dengan strategi nasional yang tepat.
"Tantangan geopolitik global, geoekonomi, disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga dinamika struktur demografi dunia harus menjadi perhatian serius dalam memperkuat ketahanan nasional," ujarnya.
Lima Agenda Strategis Bangsa
Menghadapi berbagai tantangan tersebut, Ace Hasan menegaskan Indonesia harus memiliki agenda besar untuk memperkuat daya tahan bangsa.
Ia menyebut sedikitnya ada lima pilar utama yang harus menjadi prioritas nasional.
Pertama, memperkuat kedaulatan ideologi sebagai fondasi persatuan bangsa.
Kedua, membangun kemandirian ekonomi agar Indonesia tidak mudah terpengaruh gejolak global.
Ketiga, mewujudkan kedaulatan digital di tengah pesatnya transformasi teknologi informasi.
Keempat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di tingkat global.
Kelima, menghadirkan kepemimpinan nasional yang adaptif, visioner, dan tangguh menghadapi perubahan zaman.
Peradaban Islam Harus Berkontribusi
Dalam seminar yang mengangkat tema Rekonstruksi Peradaban Islam untuk Membangun Dunia Baru, Ace Hasan menilai dunia Islam memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan pemikiran, inovasi, dan nilai-nilai yang mampu menjawab tantangan global.
Menurutnya, pembangunan peradaban tidak cukup hanya bertumpu pada kemajuan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus diperkuat oleh nilai-nilai kebangsaan, moderasi, serta semangat kolaborasi.
Ketahanan Nasional Jadi Kunci
Ace Hasan menegaskan, ketahanan nasional bukan semata urusan pertahanan dan keamanan, melainkan kemampuan bangsa menjaga kedaulatan di berbagai bidang secara menyeluruh.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan akademisi dan alumni PTKAIN, untuk terus berkontribusi memperkuat Indonesia melalui pengembangan ilmu pengetahuan, karakter kebangsaan, dan kepemimpinan yang berintegritas.
"Ketahanan nasional harus terus diperkuat agar Indonesia mampu menghadapi berbagai perubahan global sekaligus memanfaatkan setiap peluang untuk menjadi bangsa yang maju dan berdaya saing," tegasnya.
RAJA MEDIA — Cepat, Tajam, Terpercaya.![]()
Olahraga 4 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Daerah | 2 hari yang lalu
Peristiwa | 4 hari yang lalu
Nasional | 5 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu