Tito Dorong Otsus Aceh Diperpanjang! Pemulihan Bencana Butuh Waktu dan Dana Besar
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian angkat suara tegas soal masa depan Aceh. Ia mendorong perpanjangan dana otonomi khusus (otsus) sebagai kunci percepatan pemulihan pascabencana yang belum sepenuhnya tuntas.
Pernyataan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di kompleks parlemen, Senin (13/4/2026).
Pemulihan Butuh Waktu, Tak Bisa Instan
Menurut Tito, proses pemulihan pascabencana di Aceh bukan pekerjaan singkat. Berdasarkan hitungan Kementerian Dalam Negeri, setidaknya dibutuhkan waktu minimal tiga tahun.
Fokus utama meliputi:
1. Perbaikan jalan dan jembatan
2. Pembangunan kembali fasilitas pendidikan
3. Pemulihan infrastruktur vital lainnya
“Karena itu, kami menilai dana otsus perlu diperpanjang,” tegas Tito.
36 Ribu Rumah Rusak, Sungai Jadi Ancaman
Data sementara menunjukkan skala kerusakan yang tidak kecil. Sekitar 36 ribu rumah warga dilaporkan rusak atau hilang akibat bencana.
Tak hanya itu, ancaman banjir juga masih membayangi. Sebanyak 79 sungai di Aceh membutuhkan normalisasi.
Prosesnya tidak mudah. Beberapa sungai memiliki bentang hingga puluhan kilometer dan memerlukan pengerukan besar-besaran.
Masyarakat Minta Otsus 2 Persen
Tito mengungkapkan, masyarakat Aceh berharap dana otsus diperpanjang dengan skema 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Permintaan ini dinilai realistis, mengingat kondisi fiskal daerah yang masih terbatas.
Ekonomi Belum Pulih, Bencana Datang Lagi
Meski Indeks Pembangunan Manusia menunjukkan perbaikan, persoalan mendasar belum selesai.
1. Kemiskinan masih tinggi
2. Pengangguran belum turun signifikan
Situasi makin berat setelah bencana besar pada November lalu.
Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, hujan lebat kembali memicu banjir dan longsor, termasuk di wilayah Pidie Jaya.
Perbaikan Rusak Lagi, Pemerintah Kejar Waktu
Ironisnya, infrastruktur yang sudah diperbaiki kembali rusak akibat bencana susulan. Pemerintah bersama TNI, Polri, dan berbagai instansi terus bergerak cepat melakukan penanganan.
Normalisasi sungai dan pemulihan akses masyarakat kini jadi prioritas utama.
Dorongan perpanjangan dana otsus bukan sekadar wacana. Ini soal keberlanjutan pemulihan dan masa depan Aceh.
Pesannya jelas: tanpa dukungan anggaran yang kuat, proses bangkit dari bencana akan berjalan lebih lambat.![]()
Politik 4 hari yang lalu
Peristiwa | 3 hari yang lalu
Daerah | 1 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Parlemen | 1 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Opini | 6 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu