Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Tito Dorong Otsus Aceh Diperpanjang! Pemulihan Bencana Butuh Waktu dan Dana Besar

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 13 April 2026 | 19:21 WIB
Mendagri Tito Karnavian - Foto: Dok Kemendagri -
Mendagri Tito Karnavian - Foto: Dok Kemendagri -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian angkat suara tegas soal masa depan Aceh. Ia mendorong perpanjangan dana otonomi khusus (otsus) sebagai kunci percepatan pemulihan pascabencana yang belum sepenuhnya tuntas.
 

Pernyataan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di kompleks parlemen, Senin (13/4/2026).
 

Pemulihan Butuh Waktu, Tak Bisa Instan
 

Menurut Tito, proses pemulihan pascabencana di Aceh bukan pekerjaan singkat. Berdasarkan hitungan Kementerian Dalam Negeri, setidaknya dibutuhkan waktu minimal tiga tahun.
 

Fokus utama meliputi:
 

1. Perbaikan jalan dan jembatan 

2. Pembangunan kembali fasilitas pendidikan 

3. Pemulihan infrastruktur vital lainnya 
 

“Karena itu, kami menilai dana otsus perlu diperpanjang,” tegas Tito.
 

36 Ribu Rumah Rusak, Sungai Jadi Ancaman
 

Data sementara menunjukkan skala kerusakan yang tidak kecil. Sekitar 36 ribu rumah warga dilaporkan rusak atau hilang akibat bencana.
 

Tak hanya itu, ancaman banjir juga masih membayangi. Sebanyak 79 sungai di Aceh membutuhkan normalisasi.
 

Prosesnya tidak mudah. Beberapa sungai memiliki bentang hingga puluhan kilometer dan memerlukan pengerukan besar-besaran.
 

Masyarakat Minta Otsus 2 Persen
 

Tito mengungkapkan, masyarakat Aceh berharap dana otsus diperpanjang dengan skema 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU).
 

Permintaan ini dinilai realistis, mengingat kondisi fiskal daerah yang masih terbatas.
 

Ekonomi Belum Pulih, Bencana Datang Lagi
 

Meski Indeks Pembangunan Manusia menunjukkan perbaikan, persoalan mendasar belum selesai.
 

1. Kemiskinan masih tinggi 

2. Pengangguran belum turun signifikan 
 

Situasi makin berat setelah bencana besar pada November lalu.
 

Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, hujan lebat kembali memicu banjir dan longsor, termasuk di wilayah Pidie Jaya.
 

Perbaikan Rusak Lagi, Pemerintah Kejar Waktu
 

Ironisnya, infrastruktur yang sudah diperbaiki kembali rusak akibat bencana susulan. Pemerintah bersama TNI, Polri, dan berbagai instansi terus bergerak cepat melakukan penanganan.
 

Normalisasi sungai dan pemulihan akses masyarakat kini jadi prioritas utama.
 

Dorongan perpanjangan dana otsus bukan sekadar wacana. Ini soal keberlanjutan pemulihan dan masa depan Aceh.
 

Pesannya jelas: tanpa dukungan anggaran yang kuat, proses bangkit dari bencana akan berjalan lebih lambat.rajamedia

Komentar: