Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Taklimat Presiden Prabowo ke Rektor: 'Kita Harus Mandiri dan Ciptakan SDM Unggul'

Laporan: Halim Dzul
Kamis, 15 Januari 2026 | 17:51 WIB
Presiden Prabowo Subianto Dalam forum Taklimat Presiden dengan Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2026, Kamis (15/1/2026) - BPMI Setpres -
Presiden Prabowo Subianto Dalam forum Taklimat Presiden dengan Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2026, Kamis (15/1/2026) - BPMI Setpres -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kemandirian bangsa di tengah pergeseran geopolitik global yang signifikan. Dalam forum Taklimat Presiden dengan Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2026, Kamis (15/1/2026), ia berpesan agar perguruan tinggi menjadi lokomotif penguasaan sains dan teknologi.
 

"Bapak Presiden juga menyampaikan beberapa hal lainnya. Yang pertama adalah tentang kondisi dunia, kondisi geopolitik bahwa saat ini terjadi pergeseran geopolitik yang cukup signifikan, sehingga setiap negara haruslah menjadi negara yang mampu mandiri, mampu survival," ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisantek) Brian Yuliarto, menyampaikan pesan Presiden Prabowo.
 

PTN Diminta Jadi Lokomotif Sains dan Teknologi
 

Dalam konteks itu, Presiden Prabowo berharap perguruan tinggi dapat menjadi lokomotif penguasaan sains dan teknologi nasional. Indonesia yang kaya SDA diharapkan bisa mempersiapkan diri melalui penguatan sumber daya manusia.
 

“Dan ini tentunya sektor penguasaan sains dan teknologi, para perguruan tinggi itu diharapkan menjadi lokomotif,” lanjut Brian.
 

Presiden juga menegaskan perguruan tinggi dan para guru besar diharapkan berperan signifikan untuk mencetak SDM unggul yang mampu menjawab tantangan global.
 

Tak Hanya Unggul, SDM Juga Harus Punya Integritas dan Nasionalisme
 

Selain tantangan global, Presiden Prabowo juga menyoroti persoalan internal seperti korupsi, under invoicing, dan kebocoran negara. Menurut Presiden, hal ini menuntut perguruan tinggi mencetak SDM yang tidak hanya mumpuni secara kapasitas, tetapi juga berintegritas dan berjiwa nasionalis.
 

“Kebocoran-kebocoran negara yang besar yang tentunya ini adalah tantangan bahwa perguruan tinggi harus mampu mencetak SDM yang tidak hanya mumpuni secara kapasitas, kapabilitas tetapi juga memiliki integritas yang tinggi, memiliki rasa nasionalisme yang tinggi,” ujar Brian.
 

Pesan Presiden ini, kata Brian, menjadi refleksi bersama bagi seluruh perguruan tinggi untuk menyadari besarnya tantangan dan potensi Indonesia.rajamedia

Komentar: