Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Mentei Ara Gaspol di Perbatasan! Kaltara Disiapkan Program Perumahan Terintegrasi

Laporan: Nazila Nur
Selasa, 24 Februari 2026 | 22:35 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait melakukan pertemuan dengan Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang di Jakarta, Selasa (24/2/2026) - Foto: Dok Kementerian PKP -
Menteri PKP Maruarar Sirait melakukan pertemuan dengan Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang di Jakarta, Selasa (24/2/2026) - Foto: Dok Kementerian PKP -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta – Pemerintah tak mau setengah-setengah membangun kawasan perbatasan. Kali ini, giliran Kalimantan Utara yang mendapat perhatian serius.
 

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan kesiapan membangun program perumahan komprehensif dan terintegrasi di provinsi termuda tersebut. Komitmen itu disampaikan usai pertemuan dengan Gubernur Zainal A. Paliwang di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
 

Lembaga Pembiayaan Turut Dilibatkan
 

Pertemuan strategis itu turut dihadiri Direktur Utama Permodalan Nasional Madani (PNM), Direktur Utama Sarana Multigriya Finansial (SMF), serta Komisioner BP Tapera.
 

Artinya, yang dibahas bukan sekadar wacana pembangunan rumah, melainkan skema konkret dari hulu ke hilir: penataan kawasan, renovasi rumah, hingga pembiayaan.
 

Tiga Fokus Utama: Kawasan, Renovasi, Subsidi
 

Maruarar—yang akrab disapa Ara—menegaskan pendekatan yang diambil tidak parsial.

“Kita membangun secara komprehensif. Pertama, fokus menuntaskan satu kawasan kumuh menjadi tidak kumuh. Kedua, renovasi rumah tidak layak huni melalui BSPS. Ketiga, percepatan penyediaan rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” tegasnya.
 

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) akan menjadi instrumen utama memperbaiki rumah tak layak agar memenuhi standar hunian sehat dan aman.
 

Rumah Jalan, Ekonomi Ikut Didorong
 

Tak berhenti pada fisik bangunan, Kementerian PKP juga mengintegrasikan penguatan ekonomi masyarakat.
 

Melalui Kredit Program Perumahan (KPP) dan dukungan kredit ultra mikro bagi ibu-ibu Mekaar binaan PNM, pemerintah berharap daya beli masyarakat meningkat.
 

Strateginya jelas: rumah dibangun, ekonomi keluarga ikut tumbuh.
 

Target 2.000 Rumah Subsidi Tahun Ini
 

Sebagai langkah konkret, Menteri Ara mendorong penyediaan kuota 2.000 unit rumah subsidi di Kalimantan Utara tahun ini.
 

“Kalau bisa tahun ini siapkan kuota 2.000 rumah subsidi. Pemerintah daerah agar mempersiapkan segmen profesi dan data calon penerima supaya matang dan tepat sasaran,” ujarnya.
 

Langkah ini menuntut kesiapan data dan perencanaan yang rapi dari pemerintah daerah.
 

Pemda Siap Dukung
 

Gubernur Zainal A. Paliwang menyatakan kesiapan Pemprov Kaltara mendukung percepatan program tersebut, termasuk melalui dukungan APBD dan koordinasi lintas sektor.
 

Kolaborasi pusat-daerah dinilai krusial agar pembangunan tidak tersendat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
 

Perbatasan Harus Maju
 

Melalui sinergi pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pembiayaan, Kementerian PKP memastikan pembangunan perumahan di Kalimantan Utara berjalan terintegrasi dan tepat sasaran.
 

Pesannya tegas: kawasan perbatasan tidak boleh tertinggal. Hunian layak adalah fondasi kesejahteraan. Dan Kaltara kini masuk jalur prioritas pembangunan nasional.rajamedia

Komentar: