Hetifah Sjaifudian: RUU Sisdiknas Masih Tahap Awal, Jangan Termakan Hoaks!

RAJAMEDIA.CO - Raja Media, Jakarta – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian buka suara soal polemik Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Dia menegaskan, RUU ini masih dalam tahap awal penyusunan, jadi belum ada keputusan final soal perubahan substansinya.
"Belum ada keputusan resmi terkait perubahan substansi dalam revisi UU tersebut. Tidak benar ada penghapusan sertifikasi guru dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) seperti yang beredar di media sosial," tegas Hetifah dalam keterangannya, Selasa (2/4).
Proses Masih Panjang, Tak Bisa Sembarangan
Hetifah menjelaskan, perubahan sebuah UU tidak bisa instan, melainkan melalui proses panjang dan berlapis.
1️⃣ Penyusunan Naskah Akademik (NA) dan draf awal
2️⃣ Dibahas di Badan Legislasi DPR RI untuk harmonisasi
3️⃣ Diajukan sebagai usul inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna
4️⃣ Jika disetujui, pemerintah menyampaikan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM)
5️⃣ Pembahasan bersama dalam tahap berikutnya
"Saat ini Panja RUU Sisdiknas yang saya pimpin masih melakukan kajian akademik dan diskusi dengan pemangku kepentingan pendidikan. Kita ingin memastikan bahwa perubahan ini benar-benar memperkuat sistem pendidikan nasional," jelas Politisi Golkar itu.
DPR Janji Transparan, Masyarakat Diminta Tak Termakan Hoaks
Hetifah menegaskan, Komisi X DPR RI berkomitmen membahas RUU ini secara transparan. Setiap kebijakan akan dibahas dengan melibatkan akademisi, praktisi pendidikan, dan masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap keputusan diambil berdasarkan kebutuhan dan perkembangan sistem pendidikan nasional," ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang berseliweran di media sosial. Sumber resmi DPR RI, seperti situs web dan konferensi pers, adalah rujukan yang lebih valid.
"Jangan mudah percaya berita yang tidak terverifikasi. Pastikan dulu kebenarannya sebelum menyebarkan informasi agar tidak termakan hoaks," pungkasnya.
Parlemen | 6 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Gaya Hidup | 6 hari yang lalu
Peristiwa | 2 hari yang lalu
Politik | 2 hari yang lalu
Dunia | 3 hari yang lalu
Info Haji | 5 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu