Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Gas Hunian Rakyat! Menteri PKP Gandeng REI, Backlog Perumahan Diburu di Jatim

Laporan: Halim Dzul
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:41 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait menggelar pertemuan strategis dengan REI Jawa Timur di Sheraton Surabaya Hotel & Towers, Sabtu (2/5/2026). - Foto: Dok Kemen PKP -
Menteri PKP Maruarar Sirait menggelar pertemuan strategis dengan REI Jawa Timur di Sheraton Surabaya Hotel & Towers, Sabtu (2/5/2026). - Foto: Dok Kemen PKP -

RAJAMEDIA.CO - Surabaya – Pemerintah tancap gas mengejar kebutuhan hunian nasional. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menggelar pertemuan strategis dengan Realestat Indonesia (REI) Jawa Timur di Sheraton Surabaya Hotel & Towers, Sabtu (2/5/2026).
 

Fokusnya jelas: percepat pembangunan rumah layak, tekan backlog, dan dorong investasi sektor properti.
 

Kolaborasi Jadi Kunci, Target Harus Terasa
 

Menteri PKP menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pengembang adalah kunci utama.
 

“Pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk menjawab backlog perumahan,” tegasnya.
 

Jawa Timur dinilai punya potensi besar, tapi butuh langkah konkret dan terukur.
 

Pengembang Diminta Inovatif dan Jaga Kualitas
 

Selain percepatan, pengembang juga diminta menjaga mutu.

Pesan Menteri:
 

1. Hunian harus terjangkau 

2. Kualitas tetap terjaga 

3. Reputasi pengembang dipertahankan 
 

Keseimbangan antara kepentingan rakyat, negara, dan bisnis jadi garis utama.
 

Rusun Subsidi Dikebut, Ikuti Arahan Presiden
 

Pemerintah juga menaruh perhatian pada pembangunan rumah susun subsidi di kawasan perkotaan.
 

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses hunian bagi masyarakat.
 

Perizinan hingga Pembiayaan Jadi Sorotan
 

Dalam forum tersebut, pengembang juga menyampaikan sejumlah kendala utama:
 

1. Proses perizinan 

2. Akses pembiayaan 

3 Pengembangan kawasan terpadu 
 

Pemerintah pun berjanji menyederhanakan regulasi agar proyek bisa bergerak lebih cepat.
 

BP Tapera Ikut Dilibatkan
 

Dirjen Perkotaan bersama BP Tapera disebut terus berkoordinasi untuk mendukung pembiayaan perumahan.
 

Tujuannya: memastikan pembangunan berjalan lancar dan tepat sasaran.
 

REI Siap Gas, Iklim Investasi Diapresiasi
 

Para pengembang menyambut positif langkah pemerintah.
 

Mereka menyatakan siap:
 

1. Berinvestasi 

2. Mempercepat pembangunan 

3. Mendukung target nasional 
 

Harapan Besar: Hunian Layak, Ekonomi Bergerak
 

Pertemuan ini diharapkan melahirkan langkah konkret antara pemerintah dan swasta.
 

Bukan hanya soal rumah, tapi juga:
 

1. Mendorong ekonomi daerah 

2. Membuka lapangan kerja 

3. Menggerakkan sektor properti 
 

Pesan Akhir Pemerintah
 

Program sudah disiapkan, kolaborasi sudah dibuka.
 

Targetnya satu: rakyat punya rumah layak—dan pembangunan tak boleh lagi berjalan lambat.rajamedia

Komentar: