Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Bantah Terseret Kasus Blueray Cargo, Raffi: Saya Cuma Diajak Foto!

Laporan: Firman
Kamis, 11 Juni 2026 | 21:16 WIB
Foto ilustrasi  RMN -
Foto ilustrasi RMN -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, akhirnya angkat bicara terkait kabar yang mengaitkan dirinya dengan perkara dugaan impor barang yang melibatkan perusahaan jasa titipan Blueray Cargo.
 

Dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026), Raffi menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan bisnis, transaksi, maupun aktivitas impor apa pun dengan perusahaan yang saat ini menjadi sorotan dalam perkara dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
 

Menurut Raffi, keterkaitannya dengan nama Blueray Cargo hanya sebatas foto bersama yang terjadi saat dirinya berada di Amerika Serikat pada 2025.
 

Merasa Perlu Meluruskan
 

Raffi mengaku selama ini kerap menjadi sasaran berbagai isu yang tidak terbukti kebenarannya.
 

Namun kali ini, ia memilih memberikan klarifikasi langsung kepada publik karena saat ini dirinya mengemban amanah sebagai Utusan Khusus Presiden.

“Nama saya dibawa-bawa dalam satu berita yang tidak enak. Dulu saya sering dikaitkan dengan pencucian uang dan lain-lain, tapi saya santai karena tidak pernah terjadi. Sekarang saya merasa perlu meluruskan hal yang tidak benar ini,” ujar Raffi.
 

Berawal dari Kunjungan ke Usaha WNI
 

Raffi menjelaskan pertemuannya dengan pihak Blueray Cargo terjadi secara tidak sengaja saat dirinya mengunjungi sejumlah usaha milik warga Indonesia di New York usai mengikuti Chicago Marathon pada Oktober 2025.
 

Saat itu ia mendatangi restoran Awang Kitchen dan toko Indo Java sebagai bentuk dukungan kepada pelaku usaha Indonesia di luar negeri.
 

Menurut Raffi, setelah selesai berkunjung, sejumlah warga Indonesia meminta foto bersama, termasuk pihak dari Blueray Cargo.
 

“Saat saya makan di Awang Kitchen dan Indo Java, banyak warga Indonesia yang mengajak foto. Ketika keluar dari lokasi, ada toko bernama Blueray. Mereka memanggil saya untuk berfoto,” jelasnya.
 

Tolak Tawaran iPhone Gratis
 

Raffi juga mengungkapkan sempat terjadi percakapan singkat mengenai layanan pengiriman barang.
 

Namun ia menegaskan tidak pernah menggunakan jasa perusahaan tersebut.
 

Bahkan ketika ditawari pengiriman iPhone secara gratis, Raffi mengaku langsung menolaknya.
 

“Mereka sempat menawarkan untuk mengirimkan iPhone secara gratis. Saya bilang tidak usah. Kalau gratis, saya tidak mau,” katanya.
 

Setelah pertemuan tersebut, Raffi memastikan tidak pernah lagi berkomunikasi maupun melakukan transaksi apa pun dengan pihak Blueray Cargo.
 

Hotman Paris: Tidak Ada Bukti
 

Kuasa hukum Raffi Ahmad, Hotman Paris Hutapea, turut menegaskan tidak ada bukti yang menunjukkan kliennya pernah melakukan pemesanan barang atau menerima kiriman dari perusahaan tersebut.
 

“Dia tidak pernah pesan. Ini hanya basa-basi selebriti yang bertemu dengan orang yang meminta foto,” kata Hotman.
 

Menurutnya, kemunculan nama Raffi dalam perkara tersebut diduga berasal dari percakapan internal perusahaan yang kemudian terungkap dalam proses penyidikan.
 

Nama Muncul di Persidangan
 

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa nama Raffi Ahmad disebut dalam fakta persidangan yang berkaitan dengan perusahaan jasa titipan Blueray Cargo.
 

Perusahaan tersebut sedang menghadapi perkara dugaan suap terkait aktivitas importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
 

Meski demikian, hingga saat ini tidak ada keterangan yang menyebut Raffi Ahmad sebagai pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.
 

Minta Publik Tak Mudah Percaya Isu
 

Menutup keterangannya, Raffi kembali menegaskan dirinya tidak pernah melakukan transaksi, pemesanan barang, maupun menerima kiriman dari Blueray Cargo.
 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial maupun ruang publik.
 

“Jangan mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar. Saya tidak pernah melakukan transaksi apa pun dengan mereka,” tegas Raffi.rajamedia

Komentar: