Ara Kawal Uang Rakyat! Anggaran PKP Tembus Rp10 Triliun, BPK Diajak Awasi Program Rumah
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bergerak memperkuat tata kelola program perumahan nasional. Ara bertemu Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Nyoman Adhi Suryadnyana guna membahas penguatan pengawasan dan akuntabilitas program-program perumahan pemerintah.
Pertemuan itu menjadi langkah penting di tengah meningkatnya anggaran Kementerian PKP dan masifnya target pembangunan hunian rakyat pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Anggaran PKP Naik Dua Kali Lipat
Dalam pertemuan tersebut, Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi kepada BPK atas berbagai masukan dan pengawasan yang selama ini diberikan kepada Kementerian PKP.
Menurutnya, pengawasan menjadi sangat penting karena tanggung jawab kementeriannya kini semakin besar.

“Saat ini tanggung jawab kami semakin besar seiring meningkatnya anggaran Kementerian PKP dari sekitar Rp5 triliun menjadi lebih dari Rp10 triliun,” ujar Ara.
Tak hanya itu, pemerintah juga terus meningkatkan kuota rumah subsidi dan memperkuat berbagai skema pembiayaan perumahan rakyat.
Rumah Susun Jadi Fokus Baru
Ara menjelaskan, Kementerian PKP kini tak hanya fokus membangun rumah subsidi tapak, tetapi juga mulai menyiapkan pembangunan rumah susun sebagai solusi kebutuhan hunian di kawasan perkotaan.
Menurutnya, kebutuhan hunian masyarakat kota semakin mendesak sehingga diperlukan model pembangunan yang lebih adaptif dan efisien.
“Karena itu kami ingin terus berkonsultasi agar tata kelola seluruh program berjalan dengan baik,” katanya.
Ara Tegaskan Perintah Prabowo
Menteri PKP menegaskan seluruh program perumahan dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah, kata dia, diminta bekerja cepat dan efektif tanpa mengabaikan akuntabilitas serta kepatuhan terhadap aturan.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo, kami harus bekerja dengan benar, efektif, dan cepat, namun tetap menjaga akuntabilitas dan kepatuhan terhadap aturan,” tegasnya.
Rekor Rumah Subsidi
Ara juga mengungkapkan capaian rumah subsidi tahun sebelumnya menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah.
Ia optimistis target-target besar sektor perumahan ke depan dapat tercapai selama program dijalankan dengan prinsip tata kelola yang baik.
“Kami optimistis target-target perumahan dapat tercapai selama dijalankan sesuai aturan dan tata kelola yang baik,” ujarnya.
Fokus untuk Rakyat
Menurut Ara, yang paling penting dari seluruh program pemerintah bukan sekadar angka pembangunan, tetapi manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Karena itu, Kementerian PKP ingin memastikan seluruh program perumahan benar-benar menghadirkan hunian layak, aman, dan terjangkau bagi rakyat Indonesia.
“Yang terpenting adalah bagaimana program-program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.![]()
Keamanan | 4 hari yang lalu
Ekbis | 6 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Ekbis | 5 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Politik | 4 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Daerah | 6 hari yang lalu