Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Serangan Israel Tewaskan Prajurit TNI, DPR: Pelanggaran Serius Hukum Internasional

Laporan: Halim Dzul
Senin, 30 Maret 2026 | 21:29 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Mahfudz Abdurrahman - Humas DPR -
Anggota Komisi I DPR RI Mahfudz Abdurrahman - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Legislator – Anggota Komisi I DPR RI Mahfudz Abdurrahman mengecam keras gugurnya prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Prajurit tersebut tewas akibat serangan artileri Israel di sekitar area penugasan kontingen Indonesia dalam misi UNIFIL.
 

Mahfudz menilai insiden ini bukan sekadar kecelakaan, melainkan pelanggaran serius hukum internasional.
 

Disebut Pelanggaran Berat
 

Mahfudz menegaskan serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.
 

“Ini bukan kecelakaan perang. Ini pelanggaran berat hukum humaniter internasional,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
 

Ia menyebut tindakan militer Israel telah melampaui batas dan menunjukkan pola agresi yang mengabaikan norma global.
 

Ancam Kredibilitas Misi PBB
 

Menurut Mahfudz, serangan terhadap personel UNIFIL menjadi ancaman langsung terhadap kredibilitas misi perdamaian dunia.
 

Ia mengingatkan, jika tidak ada respons tegas, maka sistem perlindungan internasional bisa runtuh.
 

“Ini ujian bagi dunia internasional, apakah hukum internasional masih dihormati atau tidak,” tegasnya.
 

Desak Investigasi Transparan
 

Mahfudz meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa segera melakukan investigasi independen dan transparan.
 

Ia juga menekankan pentingnya penetapan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
 

“Tidak boleh ada impunitas dalam kasus ini,” katanya.
 

Dorong Diplomasi RI Lebih Kuat
 

Selain itu, Mahfudz mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomasi lebih tegas di forum internasional.
 

Ia meminta Indonesia aktif membangun tekanan global demi menuntut keadilan atas insiden tersebut.
 

Sampaikan Duka dan Penghormatan
 

Di akhir pernyataannya, Mahfudz menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit TNI.
 

Menurutnya, penghormatan terbaik bukan hanya doa, tetapi juga upaya menegakkan keadilan.
 

“Mereka gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia. Jangan biarkan pengorbanan mereka tanpa pertanggungjawaban,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: