"Bukan Pakai Tilang, Tapi Pakai Hati!” Kakorlantas Minta Polantas Lebih Humanis
RAJAMEDIA.CO - Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho meminta seluruh jajaran Direktorat Lalu Lintas di Indonesia menjaga marwah dan citra positif polisi lalu lintas melalui pelayanan publik yang profesional dan humanis.
Pesan itu disampaikan Agus saat memberikan pengarahan kepada personel Korlantas Polri terkait penguatan pelayanan publik dan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Menurut Agus, perubahan wajah Polantas yang lebih modern dan dekat dengan masyarakat harus terus dijaga, baik dalam pelayanan di lapangan maupun pelayanan administrasi.
Polantas Diminta Ubah Cara Pendekatan
Agus menegaskan arahan tersebut sejalan dengan instruksi Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar seluruh personel Polantas mengedepankan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kepercayaan publik.
“Bagaimana kita bisa menjaga marwah Polantas yang baik, merubah wajah Polantas yang lebih baik, dan merefleksikan pelayanan publik baik di bidang operasional maupun administrasi lainnya,” kata Agus.
Ia menilai, wajah Polantas saat ini mulai berubah ke arah yang lebih positif. Karena itu, seluruh Direktur Lalu Lintas di daerah diminta mampu mengelola personel secara profesional agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
“Bukan Pakai Tilang, Tapi Pakai Hati”
Dalam arahannya, Agus juga menyoroti pentingnya pendekatan emosional dan komunikasi yang baik saat personel bertugas di lapangan.
Menurutnya, pendekatan humanis yang dilakukan jajaran Polantas mulai mendapat respons positif dari masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojek online.
“Saya merasakan bahwa pendekatan Polantas saat ini bukan menggunakan tilang, tapi menggunakan hati,” ujarnya.
Agus menekankan, kehadiran polisi lalu lintas tidak boleh hanya identik dengan penindakan, tetapi juga harus menjadi simbol pelayanan, edukasi, dan perlindungan bagi pengguna jalan.
Bangun Kepercayaan Publik
Kakorlantas mengatakan pelayanan yang baik dan komunikasi yang santun menjadi kunci membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Selain itu, kemitraan strategis dengan berbagai elemen masyarakat juga dinilai penting untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
Menurut Agus, Polantas harus mampu hadir sebagai sahabat masyarakat yang aktif mengedukasi sekaligus memberi rasa aman di jalan raya.
Polantas Harus Dekat dengan Masyarakat
Di akhir arahannya, Agus berharap seluruh jajaran terus menghadirkan sosok Polantas yang dekat dan responsif terhadap masyarakat.
Ia meminta personel mengedepankan semangat melayani dengan hati demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh Indonesia.
“Polantas harus hadir menyapa dengan hati dan melayani dengan aksi,” tegasnya.![]()
Olahraga | 6 hari yang lalu
Ekbis | 5 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu





