Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Target Tuntas 2029! Zulhas: Semua Sampah Harus Dipilah dari Sumbernya

Laporan: Firman
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:17 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan - Repro -
Menko Pangan Zulkifli Hasan - Repro -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan sistem pemilahan sampah di berbagai sektor bisa berjalan penuh paling lambat tahun 2029.
 

Target itu disampaikan Zulhas saat menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Minggu (10/5/2026).
 

Sampah Ancaman Program Strategis Nasional
 

Menurut Zulhas, persoalan sampah kini bukan lagi sekadar isu lingkungan.
 

Ia menilai penanganan sampah berkaitan langsung dengan agenda besar pemerintah, mulai dari swasembada pangan, energi, hingga hilirisasi industri nasional.
 

“Persoalan sampah menjadi salah satu hambatan dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan hilirisasi,” ujar Zulhas.
 

Prabowo Beri Perhatian Khusus
 

Zulhas mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap penanganan sampah nasional.
 

Karena itu, pemerintah mulai mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dari sumbernya.
 

Kantor hingga Mal Wajib Pilah Sampah
 

Dalam paparannya, Zulhas menegaskan seluruh sektor wajib menyelesaikan sistem pemilahan sampah secara mandiri.
 

“Sampai 2029, pemilahan sampah di kantor harus selesai di kantor, di pasar selesai di pasar, di restoran selesai di restoran, di toko selesai di toko, dan di mal selesai di mal,” tegasnya.
 

Rumah Tangga Jadi Kunci
 

Meski demikian, Zulhas menilai akar persoalan sampah terbesar tetap berasal dari rumah tangga.
 

Karena itu, ia meminta masyarakat mulai membiasakan memilah sampah dari rumah.
 

“Untuk masyarakat, kuncinya adalah memilah sampah,” katanya.
 

Pangkas Birokrasi Proyek Sampah
 

Zulhas juga mengungkapkan pemerintah telah menetapkan tarif tunggal untuk mempercepat proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
 

Langkah itu dilakukan agar proyek pengolahan sampah berbasis energi tidak lagi terhambat birokrasi panjang.
 

71 Kota Masuk Prioritas Darurat Sampah
 

Pemerintah saat ini mencatat ada 71 kota yang masuk kategori prioritas penanganan darurat sampah, termasuk Jakarta.
 

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah akan mendorong penggunaan teknologi insinerator dan waste to energy di berbagai daerah.
 

Target 2027 Sampah Berkurang 50 Persen
 

Dalam roadmap nasional penanganan sampah, pemerintah menargetkan pengurangan sampah hingga 50 persen pada 2027.
 

Zulhas juga memastikan penanganan kawasan TPST Bantar Gebang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.
 

“Pada Mei 2028, termasuk Bantar Gebang, insyaallah akan kita selesaikan,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: