Prabowo Lempar ‘Kota Buruh’: 100 Ribu Rusun, Transport Murah Disiapkan!
RAJAMEDIA.CO - Jakarta, May Day – Panggung May Day 2026 di kawasan Monas jadi momen besar. Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan gagasan ambisius: membangun kota-kota baru khusus untuk buruh.
Bukan sekadar janji perumahan—ini konsep kota mandiri yang menggabungkan hunian, pekerjaan, dan layanan publik dalam satu ekosistem.
Kota Buruh: Bukan Rusun Biasa!
Di hadapan ribuan pekerja, Prabowo menegaskan proyek ini akan melampaui program rumah subsidi konvensional.
“Saya sudah rencanakan kita akan bikin kota-kota baru,” tegasnya, Jumat (1/5/2026).
Setiap kota dirancang menampung sekitar 100 ribu unit rumah susun (rusun) untuk buruh.
Artinya, bukan sekadar tempat tinggal—tapi kawasan hidup yang lengkap.
Sekolah, RS, hingga Daycare Disiapkan
Konsep kota buruh ini akan dilengkapi fasilitas penunjang kehidupan sehari-hari.
Mulai dari:
1. Sekolah
2. Fasilitas olahraga
3. Daycare (pengasuhan anak)
4. Rumah sakit
“Harus ada sekolah, fasilitas olahraga, daycare, rumah sakit,” ujar Prabowo.
Pesannya jelas: buruh tidak hanya butuh rumah, tapi juga kualitas hidup.
Kunci Utama: Transportasi Terintegrasi
Yang paling ditekankan Prabowo adalah konektivitas. Kota buruh tak boleh terisolasi.
Transportasi publik akan jadi tulang punggung:
1. Kereta ringan
2. Bus massal
“Yang paling penting harus ada transportasi supaya pekerja bisa masuk ke pekerjaan dengan lancar,” tegasnya.
Kartu Khusus, Ongkos Transport Murah
Tak berhenti di infrastruktur, pemerintah juga menyiapkan subsidi langsung untuk mobilitas buruh.
Buruh yang terdaftar akan mendapat kartu khusus untuk tarif transportasi murah.
“Nanti buruh yang diberi kartu bisa naik transportasi dengan harga yang sangat ringan,” ungkap Prabowo.
Sinyal Perubahan Besar Kebijakan Buruh
Gagasan ini mengarah pada perubahan pendekatan: dari sekadar bantuan perumahan menjadi pembangunan ekosistem kehidupan pekerja.
Jika terealisasi, kota buruh bisa jadi solusi:
1. Kemacetan urban
2. Biaya hidup tinggi
3. Ketimpangan akses fasilitas
Satu pesan dari Istana: Buruh bukan hanya objek ekonomi—tapi pusat pembangunan.![]()
Nasional 6 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Politik | 4 hari yang lalu
Olahraga | 23 jam yang lalu
Daerah | 6 hari yang lalu
Daerah | 4 hari yang lalu
Ekbis | 5 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu