Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Bangun Kolaborasi Global, Lemhannas Gandeng Think Tank & Lembaga Pertahanan Jepang

Laporan: Zaki
Selasa, 09 Juni 2026 | 16:00 WIB
Gubernur Lemhannas RI, Dr. Tb Ace Hasan Syadzily dalam dalam pertemuan dengan The Sasakawa Peace Foundation (SPF), Senin (8/6/2026), di Kantor Sasakawa Peace Foundation Building, Tokyo, Jepang. - Foto: Istimewa/RMN -
Gubernur Lemhannas RI, Dr. Tb Ace Hasan Syadzily dalam dalam pertemuan dengan The Sasakawa Peace Foundation (SPF), Senin (8/6/2026), di Kantor Sasakawa Peace Foundation Building, Tokyo, Jepang. - Foto: Istimewa/RMN -

RAJAMEDIA.CO — Tokyo — Gubernur Lemhannas RI Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily terus memperkuat diplomasi strategis Indonesia di Jepang. Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Tokyo, Ace Hasan menggelar sejumlah pertemuan penting dengan lembaga kajian internasional dan institusi pertahanan Jepang guna membahas geopolitik global, ketahanan nasional, hingga kerja sama pendidikan dan pertahanan.
 

Salah satu agenda utama dilakukan dalam pertemuan dengan The Sasakawa Peace Foundation (SPF), Senin (8/6/2026), di Kantor Sasakawa Peace Foundation Building, Tokyo, Jepang.
 

Dalam pertemuan tersebut, Ace Hasan diterima langsung oleh Executive Director SPF HE Nobukatsu Kanehara, Director & Senior Researcher SPF Rear Admiral (Ret) Yasuhiro Kawakami, serta jajaran pimpinan SPF lainnya.
 

Jepang - Indonesia Perkuat Kerja Sama Strategis
 

Ace Hasan menyampaikan apresiasinya atas kontribusi SPF dalam memperkuat hubungan Indonesia-Jepang, khususnya di bidang pengembangan sumber daya manusia, geopolitik maritim, dan pembangunan berkelanjutan.

“The Sasakawa Peace Foundation selama ini memiliki peran penting dalam memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Indonesia. Kerja sama ini sangat strategis dalam meningkatkan kualitas SDM, kajian geopolitik, ketahanan maritim, dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Ace Hasan.
 

SPF diketahui merupakan lembaga nirlaba terbesar di Jepang yang bergerak di bidang kajian dan pengembangan kebijakan internasional untuk membangun masyarakat dunia yang damai dan berkelanjutan.
 

Dalam agenda tersebut, Ace Hasan didampingi Prof. Dadan Umar Daehani selaku Tenaga Profesional Lemhannas RI, Laksma TNI Hidayaturahman selaku Atase Pertahanan RI di Jepang, Laksma TNI Taufik Widyoko selaku Direktur Bina Tata Kedeputian Pimpinan Nasional Lemhannas RI, serta sejumlah peserta Pendidikan Penyiapan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N).
 

Bahas Geopolitik Global Bersama NIDS Jepang
 

Rangkaian diplomasi strategis Lemhannas RI berlanjut pada Selasa (9/6/2026) melalui pertemuan dengan Presiden National Institute for Defense Studies (NIDS) Jepang, Mr. IMAKYUREI Manabu, beserta jajaran pimpinan NIDS di Kantor NIDS Tokyo.
 

NIDS merupakan lembaga think tank utama di bawah Kementerian Pertahanan Jepang yang berfokus pada riset kebijakan pertahanan, pendidikan strategis, dan kajian keamanan internasional.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, penguatan hubungan bilateral Indonesia-Jepang, kerja sama pertahanan, hingga pertukaran pendidikan strategis dan kajian akademik.
 

“Kami berdiskusi mengenai situasi geopolitik global, memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Jepang, termasuk di bidang pertahanan, pertukaran pendidikan, dialog strategis, dan berbagi pengalaman dalam menjaga ketahanan nasional,” kata Ace Hasan.
 

Ketahanan Pangan Jadi Sorotan
 

Di hari yang sama, Ace Hasan juga mengikuti diskusi strategis bersama peserta Pendidikan Penyiapan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Lemhannas RI Tahun 2026 dalam agenda Studi Strategik Luar Negeri (SSLN) di Jepang.
 

Diskusi yang digelar NIDS Jepang itu mengangkat tema geopolitik, pertahanan, serta ketahanan pangan di tengah tekanan global.

Menurut Ace Hasan, Jepang memiliki banyak pengalaman penting dalam menghadapi tantangan geoekonomi dan dampaknya terhadap stabilitas nasional, termasuk sektor pangan.
 

“Dalam diskusi ini kami mendapatkan berbagai pandangan dari pengalaman Jepang dalam menghadapi situasi geopolitik global, geoekonomi, dan pengaruhnya terhadap ketahanan pangan,” ujarnya.
 

Lemhannas Perkuat Perspektif Global
 

Kunjungan strategis ke Jepang ini menjadi bagian dari upaya Lemhannas RI memperluas perspektif global para calon pemimpin nasional melalui dialog internasional dan pertukaran pengalaman dengan berbagai lembaga strategis dunia.

Selain memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Jepang, agenda tersebut juga diharapkan memperkaya wawasan geopolitik dan ketahanan nasional bagi peserta pendidikan Lemhannas RI di tengah dinamika global yang terus berubah cepat.rajamedia

Komentar: