Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Menteri Ara Ajak Broker Turun Gunung, Ekosistem Rumah Subsidi Harus Bergerak Cepat

Laporan: Halim Dzul
Kamis, 12 Februari 2026 | 17:25 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait saat menghadiri National Business Conference ERA Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (11/2/2026).  _ Foto: Dok Kemen PKP -
Menteri PKP Maruarar Sirait saat menghadiri National Business Conference ERA Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (11/2/2026). _ Foto: Dok Kemen PKP -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan, keberhasilan program rumah subsidi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Seluruh ekosistem properti—mulai dari broker, developer, kontraktor, perbankan hingga asuransi—harus bergerak bersama untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau.
 

Pesan tegas itu disampaikan Menteri yang akrab disapa Ara saat menghadiri National Business Conference ERA Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (11/2/2026). Di hadapan para pelaku usaha properti nasional, Ara menekankan pentingnya kolaborasi aktif lintas sektor agar program perumahan rakyat berjalan cepat, bersih, dan efektif.
 

Broker Jadi Kunci, Pemerintah Bangun Ekosistem
 

Ara menyebut, pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha, khususnya broker properti, untuk terlibat langsung dalam program rumah subsidi.
 

“Saya sebagai menteri tidak ragu membangun ekosistem. Ada broker, developer, kontraktor, asuransi, perbankan—semuanya harus bersinergi,” tegas Ara.

Menurutnya, sektor perumahan memiliki efek berganda paling kuat dalam mendorong ekonomi nasional. Karena itu, penguatan ekosistem perumahan menjadi bagian penting dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional.
 

“Pertumbuhan ekonomi harus menuju 8 persen. Salah satu penggeraknya yang utama, bahkan paling utama, adalah perumahan,” ujarnya.
 

Ara Tantang Kolaborasi Cepat dan Bersih
 

Tak hanya berhenti pada wacana, Ara memastikan langkah konkret akan segera diambil. Ia mengundang jajaran ERA Indonesia dan AREBI untuk duduk bersama membahas skema kerja sama broker dalam program rumah subsidi.
 

“Saya tunggu Pak Darmadi dan Pak Clement tanggal 18 sampai 20 Februari 2026. Diskusinya harus efektif. Kita mau cepat. Saya mau buktikan pemerintah tidak kalah cepat, bersih, dan efektif dibanding swasta,” tandasnya.
 

ERA Indonesia Siap Gaspol Rumah Subsidi
 

Presiden Direktur dan CEO ERA Indonesia, Darmadi Darmawangsa, menyambut positif ajakan Menteri PKP. Ia menegaskan, jaringan broker ERA Indonesia siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas penjualan dan informasi rumah subsidi kepada masyarakat.
 

“ERA Indonesia siap mendukung penuh program pemerintah. Dengan kualitas agen yang semakin baik, kami optimistis bisa membantu masyarakat memahami produk rumah subsidi dengan lebih tepat,” kata Darmadi.
 

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi digital dan advertising nasional akan dioptimalkan agar informasi perumahan menjangkau lebih luas dan merata.
 

“Dengan digital advertising, satu produk yang baik bisa dikenal di seluruh Indonesia. Ini akan memperkuat peran broker dalam membantu pemerintah menjangkau pembeli potensial,” pungkasnya.
 

Perumahan Jadi Lokomotif Ekonomi
 

Langkah Menteri PKP menggandeng broker dan pelaku usaha dinilai sebagai strategi kunci untuk mempercepat pemerataan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sinergi pemerintah dan swasta ini diharapkan tidak hanya mempercepat realisasi rumah subsidi, tetapi juga mengukuhkan sektor properti sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.rajamedia

Komentar: