Arahan Ketua Satgas Perumahan Jadi Pengingat, Ara: Anggaran Besar Harus Bebas Korupsi!
RAJAMEDIA.CO — Jakarta, Perumahan Rakyat — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan komitmen jajarannya untuk menjaga kepercayaan Presiden, DPR, dan Satgas Perumahan dengan bekerja secara jujur, transparan, dan profesional, terutama setelah adanya peningkatan anggaran sektor perumahan.
Hal tersebut disampaikan Maruarar menyusul arahan dan penguatan moral dari Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, yang menegaskan posisi strategis Kementerian PKP dalam mewujudkan keadilan sosial sekaligus menggerakkan ekonomi nasional, Minggu (1/2/2026).
PKP Kementerian Strategis Wujudkan Keadilan Sosial
Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Hashim Djojohadikusumo atas kepercayaan dan arahan yang diberikan kepada Kementerian PKP.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hashim Djojohadikusumo, Ketua Satgas Perumahan, atas arahan, kepercayaan, dan penguatan moral kepada jajaran Kementerian PKP,” ujar Maruarar.
Menurutnya, penegasan bahwa PKP merupakan kementerian strategis menjadi pengingat kuat bagi seluruh jajaran bahwa tugas utama PKP bukan sekadar membangun rumah, tetapi menghadirkan keadilan sosial melalui hunian layak bagi rakyat.
Pesan Tegas: Tidak Boleh Ada Korupsi
Maruarar menegaskan pesan utama yang disampaikan Ketua Satgas Perumahan sangat jelas dan tidak bisa ditawar.

“Pesan beliau sangat jelas: tidak boleh ada korupsi,” tegasnya.
Ia menekankan, peningkatan anggaran yang diberikan kepada Kementerian PKP merupakan bentuk kepercayaan besar dari Presiden, DPR, dan Satgas Perumahan yang harus dijaga dengan integritas tinggi.
“Kepercayaan itu harus kami jaga dengan kerja yang jujur, transparan, dan profesional,” katanya.
Superteam untuk Hunian Layak Rakyat
Lebih lanjut, Maruarar menegaskan bahwa Kementerian PKP akan bekerja dengan pendekatan kolektif dan kolaboratif, bukan mengandalkan figur individual.
“Kami bekerja sebagai superteam, bukan superman,” ujarnya.
Dengan semangat tersebut, ia berharap mulai tahun 2026 setiap program dan kebijakan Kementerian PKP benar-benar memberikan manfaat nyata, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi rakyat Indonesia melalui tersedianya hunian yang layak dan berkualitas.
“Tujuan akhirnya sederhana namun fundamental: rumah layak untuk rakyat dan ekonomi nasional yang terus bergerak,” pungkas Maruarar Sirait.![]()
Politik | 6 hari yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Hukum | 3 hari yang lalu
Politik | 4 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Ekbis | 5 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Hukum | 3 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
