Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Menag Dorong MES Jadi Motor Baru Kepemimpinan Keuangan Islam Global

Laporan: Firman
Minggu, 24 Mei 2026 | 22:01 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar - Foto: Dok Kemenag -
Menteri Agama Nasaruddin Umar - Foto: Dok Kemenag -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar melontarkan pesan besar kepada dunia ekonomi syariah nasional: Indonesia harus berhenti hanya menjadi penonton dan konsumen pemikiran ekonomi Islam dunia.
 

Menurut Menag, sudah saatnya Indonesia tampil sebagai pemain utama sekaligus pemimpin global dalam pengembangan sistem ekonomi syariah, sains, dan teknologi Islam modern.
 

Pernyataan itu disampaikan Nasaruddin Umar saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di The Tribrata Conventions Center, Jakarta, Minggu (24/5/2026).
 

Indonesia Lebih Kondusif dari Timur Tengah
 

Dalam pidatonya, Menag menegaskan Indonesia memiliki keunggulan besar dibanding banyak negara muslim lain di dunia.
 

Selain jumlah penduduk muslim yang besar, Indonesia dinilai memiliki kondisi sosial dan politik yang jauh lebih stabil untuk melahirkan pemikiran ekonomi Islam yang jernih dan progresif.
 

“Sekarang sudah waktunya kita memberikan kontribusi yang lebih produktif untuk menjadi konsumsi masyarakat dunia. Bukan lagi kita harus menanti apa-apa yang lahir dari masyarakat Timur Tengah,” tegas Nasaruddin Umar melansir laman Kemenag.
 

“Indonesia adalah wilayah yang paling kondusif untuk berpikir jernih, genuine, dan tidak ada perang di sekitar kita,” lanjutnya.
 

MES Diminta Selaras dengan Program Presiden
 

Menag juga meminta kepengurusan baru MES bergerak lebih taktis dan strategis dalam menyusun program kerja.
 

Ia berharap arah gerakan MES sejalan dengan agenda pembangunan nasional Presiden RI, terutama dalam sektor ekonomi hilir, ekonomi mikro, hilirisasi industri, dan program pro-rakyat.
 

“Saya mohon kepada kita semuanya dengan dilantiknya pengurus baru MES, insya Allah paling tidak kita juga bisa memberikan kontribusi kepada Bapak Presiden kita,” ujarnya.
 

Menurut Menag, misi pemberdayaan ekonomi rakyat yang selama ini digaungkan pemerintah sangat paralel dengan visi besar ekonomi syariah.
 

Ekonomi Syariah Harus Menyentuh Rakyat Kecil
 

Nasaruddin Umar menegaskan ekonomi syariah tidak boleh berhenti hanya pada konsep dan diskusi elite semata.
 

Ia meminta MES benar-benar hadir di sektor riil dan mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat kecil.
 

Kolaborasi antara MES dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) juga diyakini akan memperkuat lahirnya sistem ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkeadilan.
 

Menag Optimistis Lahir “Indonesia Baru”
 

Menag mengaku optimistis masa depan ekonomi syariah Indonesia akan semakin kuat di bawah kepengurusan baru MES yang diisi para menteri, pakar ekonomi, hingga tokoh agama.
 

Ia bahkan menyebut kolaborasi tersebut berpotensi melahirkan “Indonesia baru” yang lebih berkah dan mandiri.
 

“Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa melahirkan Indonesia baru di masa depan, yang sesuai dengan harapan umat dan juga sesuai dengan harapan bangsa Indonesia,” katanya.
 

“Di mana syariah diurus, di situ ada berkah yang akan melimpah,” pungkas Menag.
 

Acara pelantikan dan Rakernas MES tersebut turut dihadiri Ma'ruf Amin, para tokoh ekonomi syariah nasional, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, hingga pimpinan lembaga negara.rajamedia

Komentar: