Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

DPR Puji Diplomasi RI: 9 WNI Akhirnya Bebas dari Israel

Laporan: Halim Dzul
Minggu, 24 Mei 2026 | 12:33 WIB
Anggota Komisi I DPR RI, Mahfudz Abdurrahman - Foto: Dok Fraksi PKS -
Anggota Komisi I DPR RI, Mahfudz Abdurrahman - Foto: Dok Fraksi PKS -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta, Legislator — Langkah cepat diplomasi pemerintah Indonesia dalam membebaskan sembilan warga negara Indonesia (WNI) dari Israel mendapat apresiasi dari DPR RI.
 

Anggota Komisi I DPR RI, Mahfudz Abdurrahman, menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah konflik internasional yang penuh risiko dan sensitivitas tinggi.
 

Menurutnya, kerja intensif yang dilakukan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia patut diapresiasi karena berhasil memastikan keselamatan para WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan.
 

“Kami mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri dan seluruh pihak yang bekerja untuk memastikan keselamatan serta pembebasan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan tersebut,” kata Mahfudz dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).
 

“Negara memang harus hadir memberikan perlindungan kepada setiap warga negara Indonesia di mana pun berada,” lanjutnya.
 

Penahanan Aktivis Langgar Kemanusiaan
 

Mahfudz juga melontarkan kritik keras terhadap tindakan Israel yang menangkap aktivis kemanusiaan dan jurnalis sipil.
 

Ia menilai tindakan represif terhadap misi kemanusiaan tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum internasional.
 

“Yang perlu menjadi perhatian serius adalah tindakan penculikan dan penahanan terhadap aktivis kemanusiaan serta jurnalis sipil ini merupakan tindakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan,” tegasnya.
 

Iamenilai intimidasi terhadap relawan kemanusiaan hanya akan memperburuk citra penghormatan hak asasi manusia di tengah sorotan dunia internasional.
 

Terlebih, kata dia, masyarakat sipil di Gaza saat ini berada dalam kondisi yang sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.
 

Indonesia Tetap di Garda Depan Bela Palestina
 

Mahfudz menegaskan Indonesia tidak boleh mundur dalam memperjuangkan isu kemanusiaan dan kemerdekaan Palestina.
 

Ia menyebut posisi Indonesia harus tetap konsisten berada di garis depan membela hak-hak rakyat Palestina sebagaimana amanat konstitusi.
 

“Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Dunia internasional perlu bersikap lebih tegas terhadap berbagai tindakan yang mengancam keselamatan warga sipil dan menghambat misi kemanusiaan,” tandasnya.
 

Pernyataan tersebut kembali menegaskan sikap politik luar negeri Indonesia yang selama ini aktif mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan perlindungan terhadap warga sipil di wilayah konflik.rajamedia

Komentar: