DPR Gaspol TKDN! Stop Jadi Tukang Rakit, Saatnya Indonesia Jadi Produsen Otomotif
RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Legislator — Industri otomotif nasional diminta naik kelas. Bukan lagi sekadar merakit, tapi benar-benar memproduksi dari dalam negeri. Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menegaskan pentingnya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk memperkuat ekonomi nasional.
Tak Cuma Rakit, Harus Produksi Sendiri
Saleh menilai dominasi komponen impor harus segera dikurangi.
“Kalau semua bisa diproduksi di dalam negeri, tenaga kerja yang diserap akan semakin banyak,” tegasnya.
Langkah ini dinilai krusial untuk menciptakan nilai tambah dan memperkuat industri nasional.
Indonesia Disiapkan Jadi Basis Manufaktur
Ia juga menyambut rencana sejumlah perusahaan yang ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi.
Menurutnya, langkah ini akan membuka peluang besar:
1. Lapangan kerja meningkat
2. Ekonomi kawasan industri tumbuh
3. Masyarakat lokal ikut merasakan dampak
“Rekrutmen tenaga kerja lokal memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Motor Listrik Jadi Arah Baru
Selain soal TKDN, Saleh mendorong kolaborasi industri dan pemerintah dalam pengembangan energi alternatif.
Salah satu fokusnya adalah kendaraan listrik.
Di tengah dorongan energi terbarukan, motor listrik dinilai sebagai peluang besar bagi industri nasional.
DPR Awasi Ketat Investasi Industri
Komisi VII DPR RI memastikan tidak akan lepas tangan.
Pengawasan akan terus dilakukan agar:
1. Investasi sesuai aturan
2. Industri memberi manfaat maksimal
3. Kepentingan masyarakat tetap terjaga
Indonesia tak boleh selamanya jadi “tukang rakit”. Saatnya beralih jadi produsen. TKDN bukan sekadar angka—ini soal kedaulatan industri dan masa depan tenaga kerja.![]()
Politik 1 hari yang lalu
Dunia | 5 hari yang lalu
Ekbis | 3 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Pendidikan | 6 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu