Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Timwas DPR Terbang ke Tanah Suci! Siap Bongkar Fakta Layanan Haji di Lapangan

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:49 WIB
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal - Humas DPR -
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Legislator - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 mulai bergerak. Dipimpin Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal atau yang akrab disapa Kang Cucun, rombongan pertama Timwas resmi bertolak menuju Tanah Suci dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (16.5/2026).
 

Keberangkatan ini bukan sekadar kunjungan seremonial. DPR ingin memastikan langsung di lapangan apakah seluruh janji pelayanan yang disepakati bersama Kementerian Haji dan Umrah benar-benar dijalankan untuk jemaah Indonesia.
 

Kang Cucun menegaskan, Timwas akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap layanan yang diterima jemaah, mulai dari hotel, katering, hingga kenyamanan selama berada di Madinah.
 

“Kita akan memastikan semua yang dialami jemaah di Madinah ini, baik terkait pemondokannya maupun kateringnya, masih akan kita cek semuanya,” kata Kang Cucun sebelum keberangkatan.
 

Hotel, Katering, hingga Isi Kamar Jadi Sorotan
 

Politikus Fraksi PKB itu mengatakan Timwas DPR tidak ingin hanya menerima laporan administratif semata. Semua kondisi aktual akan dicocokkan langsung dengan hasil kesepakatan Panja Haji DPR RI.
 

Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah jumlah jemaah dalam satu kamar hotel serta jarak akomodasi menuju lokasi ibadah.
 

“Termasuk komitmen dari kementerian terkait pada saat Panja, bahwa penempatan akomodasi itu jumlah per kamarnya sekian, dan jarak hotelnya di Madinah juga berapa,” ujarnya.
 

Menurut Kang Cucun, kenyamanan jemaah harus menjadi prioritas utama karena menyangkut ibadah dan kondisi fisik para tamu Allah, khususnya jemaah lanjut usia.
 

Jemaah Sakit yang Tertinggal Jadi Fokus Khusus
 

Selain layanan akomodasi, Timwas DPR juga memberi perhatian serius terhadap jemaah Indonesia yang masih tertahan di Madinah karena kondisi kesehatan.
 

Setibanya di Tanah Suci, Timwas akan langsung berkoordinasi dengan Daerah Kerja (Daker) Madinah untuk mengevaluasi penanganan dan proses pemberangkatan jemaah sakit menuju Makkah.
 

“Hari ini saya berangkat dengan tim pertama, didampingi tim Panja dan sahabat dari Komisi VIII. Masih banyak hal yang harus kita bahas dulu di Daker Madinah, terutama terkait jemaah dari kloter-kloter kemarin yang masih tertinggal karena sakit,” ujar Kang Cucun.
 

Ia memastikan DPR ingin semua proses evakuasi dilakukan dengan skema paling aman dan manusiawi.
 

“Kita akan cek berapa yang harus diberangkatkan dengan skema ambulans, atau apakah memang bisa diberangkatkan dengan kloter selanjutnya. Misalnya bagi yang sudah agak sembuh akan disatukan dengan rombongan keberangkatan terakhir yang menuju ke Makkah,” lanjutnya.
 

DPR Warning Kesiapan Daker Madinah
 

Tak hanya fokus pada kondisi saat ini, Timwas Haji DPR juga mulai memantau kesiapan fase operasional berikutnya.
 

Daker Madinah diminta benar-benar siap menghadapi kedatangan kembali jemaah gelombang kedua usai puncak ibadah haji di Makkah.
 

“Kita harus pastikan apakah di Daker Madinah ini semua perangkat, petugas, dan akomodasinya sudah siap atau belum,” tegas Kang Cucun.
 

Langkah pengawasan langsung ini menjadi sinyal kuat bahwa DPR tidak ingin pelayanan haji 2026 menyisakan keluhan besar dari jemaah Indonesia.
 

Timwas DPR kini membawa satu misi utama: memastikan ibadah haji berjalan aman, nyaman, dan manusiawi bagi seluruh jemaah Indonesia di Tanah Suci.rajamedia

Komentar: