Timwas DPRIngatka Jemaah Haji Waspadai Hantavirus di Tanah Suci!
RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Legislator - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Eem Marhamah Zulfa Hiz mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus selama berada di Tanah Suci.
Peringatan itu terutama ditujukan bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit paru-paru dan gangguan pernapasan.
Dalam keterangannya di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Minggu (17/5/2026), Neng Eem menegaskan kondisi fisik yang sehat menjadi kunci utama agar ibadah haji dapat berjalan lancar dan khusyuk.
“Jemaah haji hari ini harus lebih waspada karena ada Hantavirus, terutama yang punya penyakit paru-paru. Oleh karena itu, kesehatan menjadi yang utama agar ibadah haji bisa berjalan dengan baik dan mabrur,” ujar Neng Eem.
Masker dan Imunitas Jadi Benteng Utama
Politikus PKB itu meminta jemaah mulai disiplin menjaga kebersihan diri serta menggunakan masker di tempat umum sebagai langkah pencegahan.
Meski demikian, ia menegaskan Hantavirus tidak menyebar seagresif COVID-19.
Menurutnya, hal paling penting adalah menjaga daya tahan tubuh tetap stabil selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Yang paling utama adalah menjaga imunitas tubuh. Karena ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Ada tawaf, aktivitas berjalan jauh, dan berbagai rangkaian ibadah lain yang membutuhkan tenaga,” katanya.
Ia mengingatkan ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga membutuhkan stamina kuat karena aktivitas fisik yang cukup berat.
Jemaah Sakit di Madinah Jadi Perhatian
Neng Eem juga menyoroti kondisi sejumlah jemaah Indonesia yang saat ini masih menjalani perawatan di Madinah.
Menurutnya, tim kesehatan dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) terus berupaya memberikan penanganan intensif agar para jemaah bisa segera pulih dan melanjutkan perjalanan ke Makkah.
“Sebisanya dirawat secara intensif, mulai dari obat-obatan, dukungan psikologis, hingga doa. Yang paling utama tetap kondisi badan harus sehat,” ujarnya.
Ia memastikan pemerintah dan petugas haji tidak akan membiarkan jemaah sakit tanpa pendampingan.
Puncak Haji Tinggal Menghitung Hari
Menurut Neng Eem, para jemaah masih memiliki waktu untuk mempersiapkan kondisi tubuh sebelum memasuki puncak ibadah haji pada 9 Zulhijah atau sekitar 26 Mei mendatang.
Karena itu, ia meminta seluruh jemaah mulai menjaga pola makan, istirahat, dan kebugaran tubuh sejak sekarang.
“Sekarang harus mulai jaga kesehatan, jaga imun, makan makanan sehat, dan menjaga kebugaran agar ketika puncak haji nanti bisa optimal tanpa terganggu masalah kesehatan,” tegasnya.
DPR Minta Jemaah Jangan Abai
Peringatan soal Hantavirus menjadi alarm tambahan bagi jemaah Indonesia di tengah cuaca panas ekstrem dan padatnya aktivitas ibadah di Arab Saudi.
Timwas Haji DPR RI berharap seluruh jemaah tidak menganggap remeh kondisi kesehatan selama di Tanah Suci.
Pesannya jelas: ibadah yang mabrur dimulai dari tubuh yang sehat dan kesiapan fisik yang terjaga.![]()
Keamanan | 1 hari yang lalu
Keamanan | 1 hari yang lalu
Parlemen | 1 hari yang lalu
Info Haji | 3 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Opini | 6 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu