Xi Jinping Sindir Keras AS-Israel: “Hukum Internasional Bukan Alat Pilih-Pilih!”
RAJAMEDIA.CO — Beijing — Nada tegas datang dari Presiden Tiongkok Xi Jinping. Di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah, ia menegaskan satu hal: supremasi hukum internasional tak boleh dipermainkan.
Pernyataan ini dibaca luas sebagai sindiran tajam terhadap operasi militer Amerika Serikat dan Israel di Iran.
“Tak Bisa Dipakai Sesuka Hati”
Dalam pertemuan dengan Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Xi menegaskan bahwa hukum internasional bukan alat fleksibel yang bisa dipakai saat menguntungkan lalu diabaikan ketika tidak.
“Supremasi hukum tidak dapat digunakan ketika menguntungkan dan diabaikan ketika tidak,” tegasnya, Rabu (15/4/2026).
Pernyataan ini menjadi salah satu kritik paling terbuka Beijing terhadap eskalasi konflik yang melibatkan Washington dan Tel Aviv.
China Siap Mainkan Peran Damai
Meski sebelumnya relatif hemat komentar, Xi kini membuka posisi lebih aktif. Ia menyatakan Tiongkok siap memainkan peran konstruktif dalam mendorong dialog damai di kawasan Timur Tengah.
Langkah ini mempertegas ambisi Beijing sebagai penyeimbang baru dalam geopolitik global.
Empat Poin Perdamaian Didorong Beijing
Dalam forum tersebut, Xi juga mengajukan empat gagasan utama untuk meredakan konflik, di antaranya:
1. Menjaga kedaulatan dan keamanan negara-negara Timur Tengah
2. Menghormati integritas teritorial
3. Menegakkan hukum internasional secara konsisten
4. Memperkuat peran sistem global berbasis PBB
Baginya, stabilitas kawasan hanya bisa tercapai jika semua pihak bermain dengan aturan yang sama.
Panggung Diplomasi Memanas
Menariknya, pernyataan ini muncul menjelang rencana pertemuan antara Xi dan Presiden AS, Donald Trump, yang dijadwalkan berlangsung di Beijing bulan depan.
Pertemuan ini diprediksi akan menjadi ajang adu pengaruh sekaligus negosiasi panas terkait konflik Timur Tengah.
Pesan Tegas Beijing
Di tengah konflik yang terus membara, pesan Xi sederhana tapi keras: dunia tak bisa berjalan dengan standar ganda.
Jika hukum internasional terus dipermainkan, maka perdamaian hanya akan jadi slogan—bukan kenyataan.![]()
Peristiwa 5 hari yang lalu
Daerah | 4 hari yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Daerah | 1 hari yang lalu
Opini | 6 hari yang lalu