Gubernur Lemhannas: Jaksa Harus Jadi Negarawan, Bukan Sekadar Penegak Hukum
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia Tb Ace Hasan Syadzily menegaskan pentingnya integritas dan karakter kenegarawanan bagi para jaksa di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks di Indonesia.
Pesan itu disampaikan Ace Hasan saat memberikan kuliah umum dalam Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa di Badan Diklat Kejaksaan RI, Ragunan, Cilandak, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Dalam kuliah bertema “Ketahanan Nasional, Ketahanan Hukum dan Penegakan Keadilan di Indonesia” tersebut, Ace menyoroti posisi strategis jaksa sebagai salah satu pilar utama penegakan hukum dan penjaga stabilitas negara.
Jaksa Tak Boleh Hanya Kuasai Hukum
Menurut Ace Hasan, seorang jaksa tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis dan pemahaman regulasi.
Lebih dari itu, jaksa harus memiliki integritas moral, wawasan kebangsaan, serta karakter negarawan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

“Peran jaksa sangat strategis sebagai bagian dari elemen penegakan hukum di Indonesia,” tegas Ace Hasan.
Ia menilai ketahanan hukum menjadi bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, kualitas aparat penegak hukum akan sangat menentukan kepercayaan publik terhadap negara.
Penegakan Hukum Harus Jaga Keadilan
Ace juga menekankan bahwa penegakan hukum tidak boleh sekadar berorientasi pada prosedur, tetapi harus menghadirkan rasa keadilan di tengah masyarakat.

Menurutnya, jaksa memiliki tanggung jawab besar menjaga marwah hukum sekaligus memastikan negara hadir melindungi kepentingan rakyat.
Ia mengingatkan tantangan hukum ke depan semakin berat, mulai dari korupsi, kejahatan transnasional, hingga disrupsi digital yang membutuhkan aparat hukum berintegritas dan berwawasan kebangsaan kuat.
Lemhannas Dorong Penguatan Karakter Kebangsaan
Melalui forum pendidikan jaksa tersebut, Lemhannas RI ingin memperkuat perspektif kebangsaan dan ketahanan nasional bagi calon-calon aparat penegak hukum.
Ace berharap para peserta pendidikan dan pelatihan mampu menjadi jaksa yang profesional, berintegritas, sekaligus memiliki komitmen kuat terhadap keadilan dan kepentingan bangsa.
“Integritas dan karakter negarawan harus menjadi fondasi utama seorang jaksa,” pungkasnya.![]()
Parlemen | 5 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Daerah | 5 hari yang lalu
Ekbis | 4 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu