Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

TNI Gugur, Dunia Didesak Bertindak! PDIP: Israel Harus Diadili di ICC

Laporan: Halim Dzul
Jumat, 03 April 2026 | 17:52 WIB
Ketua Banggar DPR RI Fraksi PDIP, Said Abdullah - Humas DPR -
Ketua Banggar DPR RI Fraksi PDIP, Said Abdullah - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta, Legislator — Kematian tiga prajurit TNI di Lebanon jadi tamparan keras. Dunia dinilai tak boleh lagi diam. Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, mendesak komunitas internasional menghukum Israel atas rangkaian dugaan kejahatan perang yang terus berulang.
 

Seruan ini mencuat setelah serangan Israel kembali menyasar pasukan penjaga perdamaian, termasuk yang melibatkan prajurit Indonesia.
 

Serangan Berulang, PBB Dinilai Tak Berdaya
 

Ketua Banggar DPR RI itu mengungkap, sejak Oktober 2024, serangan terhadap pasukan dan fasilitas penjaga perdamaian di Lebanon sudah terjadi puluhan kali.
 

“Ini tragedi berulang yang seolah mendapat impunitas,” tegasnya.
 

Ia juga menyinggung situasi di Gaza yang dinilai menunjukkan pola serupa—kekerasan yang terus terjadi tanpa penindakan tegas.
 

Menurutnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa harus segera mengembalikan perannya sebagai penjaga perdamaian dunia.
 

Desak Israel Diadili di ICC
 

Langkah pertama yang didorong adalah membawa Israel ke International Criminal Court.
 

Said meminta Dewan HAM PBB dan negara-negara berdaulat untuk mengambil jalur hukum internasional.
 

“Israel harus diajukan ke ICC atas kejahatan yang dilakukan,” tegasnya.
 

Tuntut Pertanggungjawaban atas Gugurnya TNI
 

Tak berhenti di situ, Said juga menuntut Israel:
 

1. Mengakui serangan terhadap prajurit TNI 

2. Menyampaikan permintaan maaf resmi di forum PBB 

3. Siap menjalani proses hukum internasional 
 

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga martabat bangsa dan keadilan global.
 

Dorong Isolasi Diplomatik Israel
 

Said juga menyerukan langkah lebih keras: isolasi internasional terhadap Israel.
 

Ia mencontohkan sejumlah negara yang sudah mulai mengambil sikap, seperti Spanyol yang menarik duta besarnya, serta Prancis dan Denmark yang menolak penjualan senjata.
 

“Langkah ini harus diperluas,” ujarnya.
 

Solusi Dua Negara Harus Ditegaskan
 

Selain tekanan hukum dan diplomatik, Said mendorong solusi jangka panjang melalui pengakuan dua negara.
 

Ia meminta Dewan Keamanan PBB segera mengambil sikap tegas terkait eksistensi Palestina dan Israel sebagai dua negara berdaulat.
 

Seruan untuk Rakyat Israel
 

Di akhir pernyataannya, Said juga menyasar masyarakat Israel. Ia berharap publik di sana mendorong pemerintahnya untuk kembali pada nilai kemanusiaan.
 

Ketika peluru menembus rompi penjaga damai, yang terluka bukan hanya tentara—tapi kredibilitas dunia. Jika hukum internasional tak bergerak, maka keadilan hanya akan jadi slogan kosong.rajamedia

Komentar: