Prabowo Hadiri KTT BoP di AS, DPR: Indonesia Kirim Sinyal Perdamaian Dunia
RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Legislator - Langkah diplomasi kembali dimainkan. Presiden RI, Prabowo Subianto, bertolak ke Amerika Serikat, Senin (16/2/2026), untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP).
Forum ini disebut-sebut sebagai panggung baru arsitektur perdamaian global.
Di Washington DC, Prabowo dijadwalkan bertemu Presiden AS, Donald Trump, sekaligus menghadiri sidang perdana BoP.
DPR: Momentum Strategis Negara Berkembang
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menilai kehadiran Prabowo bukan sekadar kunjungan diplomatik biasa.
Menurutnya, sidang perdana BoP menjadi momentum strategis untuk memastikan suara negara-negara berkembang tidak tenggelam dalam percaturan global.
“Sidang perdana BoP menjadi momentum strategis untuk memastikan bahwa suara negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dapat terwakili secara adil dalam upaya menjaga stabilitas dan perdamaian dunia,” ujar politisi Golkar itu di Jakarta, Selasa (17/2/2026).
Dave menegaskan, forum ini penting di tengah situasi geopolitik yang masih bergejolak akibat konflik dan rivalitas kekuatan besar.
Diplomasi Aktif, Bukan Sekadar Simbol
Bagi Komisi I, kehadiran Indonesia di forum BoP adalah penegasan posisi politik luar negeri bebas aktif.
Dave menyebut, Indonesia tidak datang sebagai pelengkap foto bersama. Kehadiran Prabowo dinilai sebagai kontribusi nyata dalam membangun tata kelola perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan.
“Keikutsertaan Indonesia bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam membangun tata kelola perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan. Indonesia selalu mengedepankan dialog dalam menghadapi tantangan internasional,” tegasnya.
Pesan yang ingin ditegaskan: Indonesia tetap konsisten pada jalur diplomasi, bukan konfrontasi.
Bertolak dari Halim, Misi Global Dimulai
Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pagi hari.
Dalam lawatan ini, Prabowo didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Selain menghadiri KTT BoP, agenda penting lainnya adalah pertemuan bilateral dengan Presiden Trump di Washington DC.
Ujian Kepemimpinan Global
Forum BoP dipandang sebagai wadah baru untuk memperkuat Dewan Perdamaian global.
Di tengah polarisasi dunia dan konflik yang belum reda, kehadiran Indonesia di forum ini menjadi ujian sekaligus peluang.
Apakah Indonesia mampu memainkan peran sebagai jembatan dialog antara blok besar dunia?
DPR sudah memberi dukungan politik. Kini, panggung diplomasi ada di tangan Prabowo.![]()
Olahraga | 5 hari yang lalu
Daerah | 3 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Dunia | 4 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
