Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Andra Soni Optimistis Bank Banten Melesat Seiring PDRB Tembus Enam Besar Nasional

Laporan: Raja Media Network
Jumat, 13 Februari 2026 | 19:40 WIB
Gubernur Andra Soni saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bank Banten di Hotel Aston Cimone, Kota Tangerang, Kamis (12/2/2026). - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Andra Soni saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bank Banten di Hotel Aston Cimone, Kota Tangerang, Kamis (12/2/2026). - Biro Adpimpro Banten -

RAJAMEDIA.CO - Kota Tangeang - Gubernur Banten Andra Soni meyakini Bank Banten akan melesat seiring laju pertumbuhan ekonomi daerah yang kian kuat. Dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banten pada 2025 berada di atas Rp900 miliar dan menempati enam besar nasional, ia optimistis tahun ini PDRB mampu menembus angka Rp1 triliun.
 

Keyakinan itu disampaikan Andra Soni usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bank Banten di Hotel Aston Cimone, Kota Tangerang, Kamis (12/2/2026).
 

“Provinsi Banten berada di wilayah perbatasan pusat perekonomian nasional. Penduduk kita 12,4 juta jiwa, PDRB nomor enam tertinggi di Indonesia. Bank Banten sudah berada di wilayah yang benar,” tegas Andra mengutip laman bantenprov.go.id.

 

Dorong Bank Banten Hadir di Dompet Warga
 

Sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), Andra menegaskan dukungannya tidak akan bergeser. Ia berharap Bank Banten semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat—mulai dari kartu ATM di dompet warga, penggunaan QRIS di pusat-pusat usaha, hingga pemanfaatan Jawara Mobile untuk transaksi non-tunai.
 

“Alhamdulillah, lebih dari separuh kabupaten dan kota akan menyimpan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di Bank Banten. Pelan-pelan, Bank Banten akan hadir di setiap sendi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
 

Kinerja Positif, Laba Tumbuh Signifikan
 

Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami melaporkan kinerja 2023–2025 menunjukkan tren menggembirakan. Laba bersih unaudited mencapai Rp64,84 miliar, dengan NPL 4,67 persen dan rasio operasional di bawah 100 persen.
 

“Rata-rata pertumbuhan 2025 mencapai 30 persen dibanding 2024. Tahun 2026 kami proyeksikan tumbuh 27 persen,” jelas Busthami.
 

Ia memaparkan empat strategi utama: pertumbuhan bisnis berkelanjutan, service dan operational excellence, penguatan kolaborasi strategis, serta pengembangan human capital yang profesional dan berintegritas. Bank Banten juga menargetkan pengelolaan RKUD delapan kabupaten/kota sejalan dengan roadmap menuju lima besar BPD nasional.
 

Komisaris Ingatkan Disiplin Eksekusi
 

Komisaris Bank Banten Deden Apriandhi menekankan Rakernas harus menjadi momentum konsolidasi dan komitmen bersama, bukan sekadar perencanaan.
 

“Strategi pertumbuhan harus diimbangi kehati-hatian, disiplin eksekusi, dan evaluasi berkelanjutan. Dengan kebersamaan dan profesionalisme, Bank Banten akan melesat lebih tinggi di 2026,” ujarnya.
 

Bank Jatim Dukung Sinergi Menuju Region Champion
 

Sebagai pemegang saham pengendali, Bank Jatim menyatakan dukungan penuh melalui sinergi bisnis. Perwakilan Bank Jatim, Glemboh Priambodo, menilai potensi Bank Banten sangat besar seiring kondisi ekonomi daerah yang terus tumbuh.
 

“Kami kolaborasi dan sinergi untuk mendukung program Provinsi Banten. Targetnya, Bank Banten menjadi region champion di daerahnya,” pungkasnya.
 

Dengan fondasi ekonomi yang menguat, konsolidasi internal, dan dukungan pemangku kepentingan, Bank Banten diproyeksikan tampil lebih kuat—menjadi motor penggerak pembangunan dan layanan keuangan masyarakat Banten.rajamedia

Komentar: