Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Kapal Induk Pertama RI Disiapkan, Nama Jenderal Soedirman Menggema

Laporan: Zulhidayat Siregar
Jumat, 13 Februari 2026 | 23:02 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi sering menjalankan pera kunci dalam perang yang melibatka NATO. - Foto: Dok. Sea Force -
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi sering menjalankan pera kunci dalam perang yang melibatka NATO. - Foto: Dok. Sea Force -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Hankam - Langkah Indonesia menuju modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) memasuki fase krusial. Kementerian Pertahanan memastikan calon awak kapal induk pertama Indonesia telah disiapkan secara serius, seiring berjalannya proses akuisisi kapal induk eks-Italia Giuseppe Garibaldi.

 
Di tengah dinamika tersebut, menguat pula usulan agar kapal legendaris itu kelak menyandang nama besar Jenderal Soedirman, sebagai simbol semangat juang dan kedaulatan maritim bangsa.
 

Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menegaskan bahwa perhatian pemerintah tak hanya tertuju pada platform alutsista, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia.
 

“Kemhan bersama TNI telah menyiapkan calon awak kapal, termasuk pembinaan dan pelatihan yang dibutuhkan agar siap mengoperasikan kapal tersebut,” ujar Rico di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
 

Hibah, Tapi Tetap Diretrofit
 

Rico menjelaskan, Giuseppe Garibaldi merupakan hibah dari Pemerintah Italia. Namun, hibah itu tidak serta-merta bebas biaya. Pemerintah Indonesia tetap menyiapkan anggaran untuk retrofit dan penyesuaian teknologi agar sesuai standar operasi TNI Angkatan Laut.
 

“Retrofit dilakukan setelah seluruh administrasi hibah lengkap sesuai ketentuan,” katanya. Nilai anggaran retrofit kapal sepanjang 180,2 meter tersebut belum diungkap ke publik.
 

Target Tiba Sebelum HUT TNI 2026
 

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan target ambisius: kapal induk itu diharapkan sudah berada di Tanah Air sebelum HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.
 

“Masih dalam proses, harapannya bisa sampai di Indonesia sebelum HUT TNI,” ujar Ali dalam jumpa pers di Jakarta.
 

Saat ini, pembahasan teknis masih berlangsung antara Kemhan, galangan kapal Fincantieri, serta Angkatan Laut Italia sebagai pemilik sebelumnya.
 

Kekuatan Tempur hingga Misi Kemanusiaan
 

Dari sisi spesifikasi, Giuseppe Garibaldi memiliki kecepatan hingga 30 knot dan dipersenjatai peluncur rudal antipesawat, meriam Oto Melara, torpedo 324 mm, hingga rudal antikapal. Kapal ini juga diproyeksikan menjalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), seperti bantuan kemanusiaan dan evakuasi bencana, berkat daya angkut logistiknya yang besar.
 

Sejumlah pengamat bahkan menilai kapal ini berpotensi dikembangkan sebagai induk wahana nirawak (UAV), sejalan dengan arah pengembangan kekuatan laut modern berbasis teknologi.
 

Nama Soedirman, Simbol Keteladanan Abadi
 

Pengamat pertahanan Iwan Septiawan mengusulkan agar kapal induk pertama Indonesia ini dinamai Jenderal Soedirman. Menurutnya, nama Panglima Besar TNI pertama itu merepresentasikan kegigihan, integritas, dan pengabdian tanpa batas.

“Menamai kapal induk dengan nama Jenderal Soedirman akan menjadi pengingat abadi bagi prajurit tentang arti perjuangan dan pengorbanan demi bangsa,” ujarnya.
 

Soedirman dikenal memimpin perang gerilya melawan Belanda meski dalam kondisi sakit parah. Nilai keteladanannya—kegigihan di tengah keterbatasan, kepentingan bangsa di atas segalanya, kesederhanaan, keteguhan iman, serta integritas—dinilai selaras dengan fungsi kapal induk sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan.
 

Menuju Blue Water Navy
 

Meski disambut antusias, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa kapal induk bukan sekadar alat tempur tunggal, melainkan system of systems yang membutuhkan kapal pengawal, dukungan logistik, dan pangkalan perawatan memadai.
 

Dengan target kedatangan 2026, publik kini menanti: apakah kapal induk eks-Italia ini akan benar-benar mengarungi Nusantara dengan nama besar Jenderal Soedirman, menjadi simbol kebangkitan maritim Indonesia di panggung global.rajamedia

Komentar: