Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

NATAL NASIONAL 2025

Pesan Natal Presiden Prabowo: Bangsa Bahagia, Keluarga Kuat, Indonesia Maju

Laporan: Zaki
Senin, 05 Januari 2026 | 22:07 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di acara Perayaan Natal Nasional 2025 - TangkapanLayar -
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di acara Perayaan Natal Nasional 2025 - TangkapanLayar -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Natal Nasional — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan kebangsaan yang kuat dan reflektif dalam Perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026). 
 

Di hadapan ribuan umat Kristiani dan tokoh lintas agama, Presiden menegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan iman, tetapi juga momentum memperkokoh persaudaraan nasional dan optimisme masa depan Indonesia.
 

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan enam pesan krusial yang menjadi arah moral dan politik pemerintahan memasuki tahun akselerasi 2026.
 

Indonesia, Bangsa yang Bahagia karena Iman dan Persaudaraan
 

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa berbagai lembaga riset internasional menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kebahagiaan tertinggi di dunia. Menurutnya, kebahagiaan bangsa Indonesia tidak diukur semata oleh kekayaan materi.
 

“Kebahagiaan bangsa ini lahir dari kekuatan iman, rasa syukur, dan kohesi sosial yang terjaga di tengah kemajemukan,” ujar Presiden.
 

Ia menilai, toleransi dan saling menghormati antarumat beragama menjadi fondasi kuat yang membuat Indonesia tetap utuh dan damai.
 

Kekayaan Alam Harus Menghapus Kemiskinan
 

Dalam nada tegas, Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menghapus kemiskinan. Ia menyatakan bahwa kekayaan alam Indonesia adalah anugerah Tuhan yang wajib dinikmati seluruh rakyat, tanpa kecuali.
 

“Kita tidak boleh puas hanya dengan angka statistik. Tujuan akhir kita adalah perut yang kenyang bagi setiap anak bangsa,” tegasnya.
 

Prabowo menekankan keberlanjutan program hilirisasi dan perlindungan sosial sebagai instrumen utama agar tidak ada lagi warga negara yang tertinggal secara ekonomi.
 

Stabilitas dan Perdamaian sebagai Syarat Kemajuan
 

Presiden mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak akan pernah terwujud tanpa stabilitas politik dan keamanan. Ia mengapresiasi kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjaga dengan baik di Indonesia.
 

Menurut Prabowo, Perayaan Natal Nasional bukan hanya hari besar umat Kristiani, melainkan simbol persaudaraan nasional yang harus dirawat oleh seluruh rakyat Indonesia.
 

“Perdamaian adalah modal utama kita untuk maju,” ujarnya.
 

Keluarga, Pilar Utama Bangsa
 

Sejalan dengan tema Natal Nasional 2025, “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keluarga adalah unit terkecil namun paling menentukan masa depan bangsa.
 

Ia mengajak masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga dari pengaruh negatif globalisasi dan menjadikan rumah sebagai sekolah pertama bagi pembentukan karakter, etika, dan budi pekerti generasi muda.
 

“Bangsa yang kuat lahir dari keluarga-keluarga yang kuat,” katanya.
 

Doa dan Kepedulian untuk Korban Bencana
 

Dalam pidatonya, Presiden juga menyampaikan doa dan penghormatan khusus bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di awal tahun 2026. Ia memastikan pemerintah pusat akan terus bergerak cepat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
 

Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia menjaga semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa dalam membantu sesama yang tertimpa musibah.
 

Tahun 2026, Akselerasi Menuju Indonesia Emas
 

Di hadapan jajaran menteri dan kepala lembaga yang hadir, Presiden Prabowo menyerukan persatuan dan kerja tulus tanpa ego sektoral. Ia menegaskan bahwa 2026 harus menjadi tahun percepatan pembangunan nasional.
 

“Kita harus bekerja bersama, dengan hati yang bersih, demi Indonesia Emas 2045,” tegas Presiden.
 

Perayaan Natal Nasional 2025 pun ditutup dengan pesan optimisme dan persatuan, menegaskan bahwa iman, kebersamaan, dan kerja nyata adalah kunci Indonesia melangkah maju sebagai bangsa besar.rajamedia

Komentar: