Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Utut Adianto: Beri Prabowo Ruang Penuh di Board of Peace Bela Palestina

Laporan: Halim Dzul
Jumat, 20 Februari 2026 | 21:02 WIB
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto - Humas DPR -
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta — Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, angkat suara soal langkah Presiden Prabowo Subianto yang akan berbicara di forum internasional Board of Peace (BoP) terkait krisis kemanusiaan di Gaza.
 

Menurut Utut, sudah saatnya Indonesia memberi ruang dan dukungan penuh bagi Presiden untuk membela Palestina di forum global tersebut.
 

“Nah sekarang Pak Prabowo melangkah, kita kasih kesempatan dong. Kalau tanpa langkah itu kan hanya cuman ye ye ye,” kata Utut, Jumat (20/2/2026).
 

Dari Aksi Jalanan ke Diplomasi Global
 

Utut mengingatkan, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina bukan hal baru di Indonesia. Demonstrasi, pernyataan sikap, hingga doa bersama sudah puluhan kali digelar berbagai elemen masyarakat.
 

Namun, ia menilai diplomasi tingkat tinggi adalah fase lanjutan yang lebih strategis.
 

“Seluruh elemen bangsa tentu mendukung kemerdekaan Palestina. Sekarang Presiden mengambil langkah konkret di forum internasional. Itu harus kita dukung,” tegas legislator Fraksi PDI Perjuangan itu.
 

Baginya, kehadiran Indonesia di forum BoP adalah lompatan diplomatik. Dari sekadar solidaritas moral, kini menuju peran aktif dalam perundingan perdamaian.
 

Indonesia Harus Aktif, Tapi Jangan Terseret Konflik
 

Meski mendukung penuh langkah Presiden, Komisi I DPR memberi catatan penting: Indonesia tidak boleh terlibat dalam pertempuran.
 

Diplomasi, iya. Intervensi militer, tidak.
 

Utut menegaskan posisi Indonesia tetap konsisten pada politik luar negeri bebas aktif—mendorong perdamaian tanpa masuk dalam pusaran konflik bersenjata.
 

Prabowo: Cari Solusi Nyata dan Berkelanjutan
 

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan dirinya hadir atas undangan Presiden Amerika Serikat untuk mengikuti pertemuan perdana Board of Peace.
 

Forum itu akan membahas implementasi dan kelanjutan gencatan senjata di Gaza, Palestina.
 

“Kami terus berupaya merintis jalan menuju solusi yang nyata dan berkelanjutan atas isu Palestina,” ujar Prabowo.
 

Langkah ini dinilai sebagai upaya Indonesia mengambil peran lebih konkret dalam penyelesaian konflik, bukan sekadar menjadi penonton.
 

Ujian Diplomasi Indonesia
 

Forum Board of Peace menjadi panggung penting bagi Indonesia untuk menegaskan konsistensinya membela Palestina.
 

Dukungan DPR melalui Komisi I menjadi sinyal bahwa langkah Presiden mendapat legitimasi politik dalam negeri.
 

Kini publik menanti: sejauh mana diplomasi Indonesia mampu memberi kontribusi nyata bagi perdamaian Gaza.
 

Yang jelas, seperti kata Utut, saat langkah sudah diambil, jangan hanya bersuara dari kejauhan. Saatnya aksi di meja perundingan.rajamedia

Komentar: