Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Pesan Ace Hasan ke Alumni P3N 27: Pemimpin Nasional Tak Cukup Pintar, Harus Punya Integritas!

Laporan: Halim Dzul
Kamis, 04 Juni 2026 | 14:22 WIB
Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzily M.Si saat menutup  Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan 27 di Ruang Dwivarna Purwa Lemhannas RI, Kamis (4/6/2026) - Foto: Dok. Humas Lemhannas -
Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzily M.Si saat menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan 27 di Ruang Dwivarna Purwa Lemhannas RI, Kamis (4/6/2026) - Foto: Dok. Humas Lemhannas -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Gubernur Lemhannas RI Tb. Ace Hasan Syadzily menegaskan lima pesan penting kepada seluruh peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan 27 saat acara penutupan di Ruang Dwivarna Purwa Lemhannas RI, Kamis (4/6/2026).
 

Dalam sambutannya, Ace menekankan bahwa alumni P3N 27 harus tampil sebagai pemimpin nasional yang berintegritas, adaptif, visioner, serta mampu menjaga persatuan bangsa di tengah situasi global yang semakin tidak menentu.
 

Integritas dan Moral Kebangsaan
 

Pesan pertama yang ditekankan Ace adalah pentingnya integritas dan karakter kebangsaan bagi para alumni.
 

Menurutnya, pemimpin nasional tidak cukup hanya unggul secara intelektual, tetapi juga harus memiliki keteguhan moral dan komitmen kuat terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Alumni P3N harus menjadi pemimpin nasional yang memiliki integritas, karakter kebangsaan, dan keteguhan moral,” tegas Ace.
 

Pemimpin Harus Adaptif
 

Pada pesan kedua, Ace mengingatkan bahwa perkembangan geopolitik global, disrupsi teknologi, artificial intelligence, ekonomi digital, hingga ancaman siber menuntut hadirnya pemimpin yang adaptif dan visioner.
 

Ia menilai pemimpin masa depan harus mampu membaca perubahan global sekaligus menghadirkan solusi inovatif bagi bangsa.
 

Jaga Persatuan dan Cegah Polarisasi
 

Pesan ketiga, Ace meminta para alumni menjadi perekat persatuan dan penjaga kohesi nasional.
 

Menurutnya, pemimpin harus memiliki empati dan kepekaan sosial tinggi agar mampu mencegah konflik serta polarisasi di tengah masyarakat.
 

Peka terhadap Ancaman Strategis
 

Pada pesan keempat, Ace menyoroti pentingnya kepekaan strategis dalam membaca berbagai tantangan nasional maupun global.
 

Ia menilai pemimpin nasional harus mampu mengantisipasi risiko dan menyiapkan langkah strategis untuk masa depan Indonesia.
 

Hilangkan Ego Sektoral
 

Pesan kelima, Ace mendorong alumni membangun kolaborasi lintas sektor dan menghapus ego sektoral.
 

Menurutnya, jejaring strategis antarlembaga dan antargenerasi menjadi kunci memperkuat kolaborasi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
 

“Kolaborasi nasional sangat penting untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
 

84 Peserta Dinyatakan Lulus
 

Pada kesempatan yang sama, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas RI Bob Henry Panggabean melaporkan seluruh rangkaian pendidikan berjalan lancar.
 

Berdasarkan hasil sidang dewan penilai, sebanyak 84 peserta P3N 27 dinyatakan lulus.
 

Brigjen Ade Ary Raih Predikat Akademik Terbaik
 

Lemhannas juga memberikan penghargaan kepada peserta terbaik.

Predikat Akademik Terbaik diraih Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi dari Polri.
 

Sementara Predikat Kertas Kerja Perorangan (KKP) Terbaik diraih Laksma TNI Ignatius Bayu Trikuncoro dari TNI AL.
 

Dihadiri Tokoh dan Pejabat Nasional
 

Turut mendampingi Gubernur Lemhannas RI dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, para deputi Lemhannas RI, tenaga pengajar, tenaga pengkaji, tenaga profesional, pejabat struktural, dan Perista Lemhannas RI.
 

Hadir pula sejumlah tokoh nasional dan pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Ketua Umum I DPP IKAL Lemhannas RI Marsdya TNI (Purn) Daryatmo, Gubernur Lemhannas RI Periode 2011–2016 sekaligus Sekjen DPP IKAL Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, Kepala BNN RI Komjen Pol Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan RI Prof. Dr. Rudi Margono, Asisten Personel Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul, Koordinator Staf Ahli KASAD Letjen TNI Muhammad Zamroni, Inspektur Jenderal TNI AL Laksdya TNI Achmad Wibisono, Koordinator Staf Ahli Kasau Marsda TNI Andi Wijaya, Plt Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Drs. Heru Kreshna Reza, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ir. Martini Mohamad Paham, Inspektur Wilayah II Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum Ignatius Purwanto, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Buya Amirsyah Tambunan, serta Plt Kepala BPSDM Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Dr. Muhammad Tito Andrianto.rajamedia

Komentar: