Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

MBG Bawa Berkah! UMKM Logam Kampung Kaleng Panen “Bonus Rezeki”

Laporan: Firman
Kamis, 04 Juni 2026 | 19:11 WIB
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) - Foto: Dok. Asep -
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) - Foto: Dok. Asep -

RAJAMEDIA.CO — Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata bukan hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat. Program unggulan nasional itu juga membawa berkah ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah, khususnya pengusaha logam di Kampung Kaleng, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. 
 

Meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan perlengkapan pendukung distribusi MBG ikut mendongkrak pendapatan para pelaku UMKM logam di kawasan tersebut. Momentum inilah yang kemudian ditangkap Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) melalui kegiatan pendampingan pada 16–23 Mei 2026. 

Tim PKM dipimpin Ni Putu Eka Widiastuti dari Jurusan Akuntansi FEB UPNVJ bersama Kusumajanti dari Jurusan Komunikasi, Asep Kamaluddin dari Jurusan Hubungan Internasional, Amdi dari Jurusan Akuntansi, serta dibantu mahasiswa lintas jurusan. 
 

Edukasi Pajak hingga Komunikasi Kelompok
 

Kegiatan pengabdian masyarakat itu difokuskan pada edukasi pengelolaan tambahan pendapatan atau “bonus rezeki” dari dampak ekonomi program MBG agar dapat dikelola secara berkelanjutan. Pendampingan dilakukan melalui penguatan tata kelola usaha, kepatuhan perpajakan, komunikasi kelompok, hingga advokasi nilai-nilai bela negara bagi pelaku usaha. 

Menurut tim PKM, keberlanjutan usaha tidak cukup hanya dengan meningkatnya omzet. Pelaku usaha juga harus memiliki kemampuan administrasi usaha yang baik, patuh pajak, serta memiliki prinsip usaha yang kuat demi mendukung pembangunan nasional. 
 

“Program MBG memberikan dampak ekonomi yang positif bagi pelaku usaha lokal. Namun, tambahan rezeki tersebut perlu dikelola secara bijak agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi kepada negara melalui kepatuhan Pajak Penghasilan,” ujar tim pengabdian UPN Veteran Jakarta. 
 

UMKM Dibekali Literasi Perpajakan Digital
 

Dalam kegiatan tersebut, para pelaku usaha mendapatkan pendampingan terkait pentingnya pencatatan usaha, pengelolaan keuntungan, literasi perpajakan UMKM, hingga pemahaman administrasi perpajakan digital. Selain itu, mereka juga diberikan materi mengenai komunikasi kelompok usaha dan membangun prinsip usaha berbasis bela negara. 
 

Tim PKM juga menekankan pentingnya keberlanjutan usaha atau business sustainability, terutama bagi UMKM keluarga yang selama ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar. 
 

Pelaku Usaha Sambut Positif Program Pendampingan
 

Para pelaku usaha logam di Kampung Kaleng menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa mendapatkan wawasan baru tentang cara memanfaatkan tambahan pendapatan dari meningkatnya aktivitas ekonomi akibat program MBG. 
 

Tambahan pendapatan itu diharapkan bisa digunakan untuk pengembangan usaha, perbaikan alat produksi, penambahan tenaga kerja, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga. 
 

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, UPN Veteran Jakarta berharap para pelaku UMKM tidak hanya menikmati manfaat ekonomi jangka pendek dari program MBG, tetapi juga mampu membangun usaha yang lebih tertib administrasi, berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional melalui kepatuhan perpajakan.rajamedia

Komentar: