MKD DPR RI Perkuat Garda Etika Lewat Sinergi dengan APH

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Parlemen - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Agung Widyantoro, menegaskan bahwa MKD adalah garda etika DPR yang berperan strategis menjaga kehormatan dan martabat lembaga legislatif.
“Tujuan kami jelas, yakni menjaga kehormatan dan martabat DPR RI,” ujarnya dalam kunjungan spesifik MKD ke Polres Purwakarta, Kamis (28/8/2025).
Dua Mekanisme: Pencegahan dan Penindakan
Agung menjelaskan, fungsi MKD dijalankan melalui mekanisme pencegahan, pengawasan, dan penindakan. Setiap anggota DPR dituntut berperilaku terhormat, baik di dalam gedung parlemen maupun di ruang publik.
“Etika anggota DPR tidak hanya diuji di Senayan, tetapi juga dalam ucapan dan tindakan di ruang publik,” tegasnya.
Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
Menurut Agung, penegakan kode etik bukan hanya tanggung jawab internal DPR, melainkan juga membutuhkan partisipasi aparat penegak hukum.
- Karena itu, MKD menggandeng kepolisian untuk sosialisasi fungsi MKD, hak imunitas anggota DPR, serta pencegahan penyalahgunaan TNKB khusus anggota DPR.
“Kepolisian adalah mitra strategis kami. Dengan sinergi ini, pengawasan akan semakin kuat,” jelasnya.
Menjaga Kepercayaan Publik
Agung menekankan, DPR sebagai representasi rakyat harus selalu menjaga kepercayaan publik. Kolaborasi dengan kepolisian menjadi langkah konkret untuk memperkuat pengawasan etika sekaligus mencegah pelanggaran sejak dini.
“Hubungan antar-lembaga negara yang baik akan menciptakan ketentraman masyarakat. DPR harus menjadi teladan, dan kepolisian menjadi mitra dalam menjaga etika itu,” pungkasnya.
Pendidikan 2 hari yang lalu

Daerah | 4 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Daerah | 6 hari yang lalu
Info Haji | 3 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Politik | 2 hari yang lalu