Maruarar Sirait: Natal Nasional 2025 Perkuat Keluarga, Fondasi Utama Bangsa!
RAJAMEDIA.CO - Jakarta — Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa tema Natal Nasional tahun ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap berbagai tantangan yang dihadapi keluarga Indonesia. Tekanan ekonomi, rapuhnya komunikasi dalam keluarga, hingga dampak sosial seperti narkoba dan pengaruh dunia digital menjadi realitas yang tak bisa diabaikan.
Menurut Maruarar, Natal Nasional 2025 tidak sekadar perayaan keagamaan, tetapi momentum kebangsaan untuk menguatkan kembali keluarga sebagai fondasi utama bangsa.
“Pesan utama Natal Nasional ini adalah penyelamatan dan penguatan keluarga. Keluarga yang saling menopang adalah fondasi utama bangsa,” ujar Maruarar saat memberikan sambutan Seminar Natal Nasional 2025 di STFT Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Arahan Presiden: Sederhana, Berdampak, dan Terbuka
Maruarar menjelaskan, seluruh rangkaian Natal Nasional 2025 disusun berlandaskan arahan Presiden Republik Indonesia agar perayaan Natal digelar secara sederhana, namun memberikan dampak nyata dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Karena itu, perayaan puncak Natal Nasional 2025 dilaksanakan dengan jumlah peserta terbatas, sekitar 3.600 orang. Prioritas kehadiran diberikan kepada hamba Tuhan, pengurus gereja, anak yatim piatu, anak Sekolah Minggu, guru agama, serta penyandang disabilitas.
“Kami ingin perayaan ini inklusif, menyentuh mereka yang sering kali berada di pinggir, dan benar-benar mencerminkan semangat kehadiran negara,” ujarnya.
UMKM dan Seniman Lokal Dilibatkan
Kesederhanaan perayaan juga diwujudkan melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam penyediaan konsumsi. Selain itu, panitia melibatkan seniman nasional dan daerah dari berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari perayaan.
Ornamen Natal dirancang menggunakan produk lokal dan buah-buahan Nusantara, sebagai simbol kecintaan pada hasil bumi Indonesia sekaligus wujud nyata dukungan terhadap ekonomi rakyat.
Aksi Sosial Menyentuh Daerah Terpencil
Tak hanya terpusat di Jakarta, Natal Nasional 2025 dirangkai dengan berbagai aksi sosial yang tersebar di Papua, Sumatra, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan wilayah lainnya. Kegiatan tersebut meliputi dukungan di bidang pendidikan dan kesehatan, bantuan sosial, distribusi kitab suci, renovasi rumah ibadah, hingga pembangunan infrastruktur penunjang di daerah terpencil.
“Kami ingin Natal ini benar-benar berdampak bagi seluruh rakyat Indonesia. Perbedaan agama, suku, dan latar belakang justru menjadi kekuatan bangsa,” tegas Maruarar.
Gotong Royong Lintas Iman
Maruarar menambahkan, seluruh rangkaian Natal Nasional 2025 dapat terlaksana berkat semangat gotong royong lintas iman. Kolaborasi berbagai elemen bangsa dinilai sejalan dengan pesan kebersamaan dan moderasi beragama yang terus digaungkan Kementerian Agama.
“Ini bukan hanya kerja panitia, tapi kerja bersama sebagai bangsa,” pungkasnya.![]()
Nasional 17 jam yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Politik | 2 hari yang lalu
Ekbis | 6 hari yang lalu
