Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Komisi V Pasang Alarm Mudik 2026! Jalan Berlubang Harus Beres Sebelum Pemudik Bergerak

Laporan: Halim Dzul
Kamis, 05 Maret 2026 | 22:57 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda - Humas DPR -
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Legislator — DPR mulai pasang peringatan keras menjelang arus mudik Lebaran 2026. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menegaskan perbaikan infrastruktur jalan—khususnya jalur arteri—harus menjadi prioritas utama pemerintah.
 

Ia meminta Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia segera menambal dan memperbaiki jalan berlubang yang kerap rusak akibat dilintasi kendaraan berat. Menurutnya, kondisi jalan yang buruk berpotensi menghambat mobilitas jutaan pemudik.
 

“Jalan arteri yang berlubang karena sering dilewati truk besar harus betul-betul diantisipasi. Kami ingin sebelum arus mudik dimulai, perbaikannya sudah selesai,” tegas Huda dalam Diskusi Dialektika Demokrasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (5/3/2026).
 

Jalan Rusak Jangan Jadi Hambatan Mudik
 

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu menegaskan DPR akan memanggil kementerian terkait setelah masa sidang dimulai kembali pada 9 Maret mendatang.
 

Pemanggilan itu bertujuan mengevaluasi sejauh mana progres perbaikan jalan yang menjadi jalur utama mudik.
 

“Kami ingin tahu sudah sampai berapa persen jalan berlubang yang diperbaiki. Jangan sampai pemudik harus berhadapan dengan jalan rusak,” katanya.
 

Menurut Huda, jalur arteri yang rusak tidak hanya menghambat perjalanan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
 

Mudik Gratis Harus Tepat Sasaran
 

Selain soal infrastruktur, Huda juga menyoroti program mudik gratis yang digelar pemerintah dan berbagai lembaga.
 

Ia meminta sistem pendaftaran menggunakan single account agar tidak terjadi pendaftaran ganda yang berujung kursi kosong pada armada mudik.
 

“Target mudik gratis ini harus tepat sasaran. Semua kursi harus terisi, jangan sampai ada yang daftar di banyak tempat tapi akhirnya kursi malah kosong,” ujarnya.
 

Menurutnya, koordinasi antarinstansi dan stakeholder sangat penting agar program tersebut benar-benar membantu masyarakat.
 

Tiket Pesawat Turun, DPR Apresiasi
 

Dalam kesempatan yang sama, Huda turut mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menurunkan harga tiket pesawat hingga sekitar 18 persen menjelang Lebaran.
 

Ia menilai kebijakan tersebut dapat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung menggunakan transportasi udara.
 

“Ini langkah positif yang patut diapresiasi,” katanya.
 

Waspada ‘Mobil Zombie’ dan Cuaca Ekstrem
 

Huda juga mengingatkan aparat kepolisian agar memperketat pengawasan terhadap kendaraan tidak layak jalan atau yang sering disebut “mobil zombie”.
 

Menurutnya, kendaraan seperti itu berpotensi membahayakan keselamatan pemudik di jalan raya.
 

Selain itu, ia meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terus memperbarui informasi cuaca selama masa mudik.
 

Pasalnya, potensi hujan dan banjir rob diprediksi masih terjadi di sejumlah titik jalur mudik.
 

“Informasi cuaca harus terus diperbarui dan disampaikan ke masyarakat, agar pemudik bisa mengantisipasi potensi banjir maupun jalan licin,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: