Diallo Hancurkan Mimpi Ekuador! Pantai Gading Menang Dramatis di Menit 89
RAJAMEDIA.CO — Philadelphia — Pantai Gading membuka langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan penting. Les Éléphants sukses menundukkan Ekuador 1-0 dalam laga perdana Grup E di Stadion Lincoln Financial Field yang terletak di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026). Petandingan berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.
Gol tunggal Amad Diallo pada menit ke-89 menjadi pembeda dalam duel yang berlangsung ketat dan penuh drama. Kemenangan ini membawa Pantai Gading langsung menempel Jerman di papan atas klasemen sementara Grup E.
Ekuador Dominan, Tapi Gagal Cetak Gol
Sejak peluit awal dibunyikan, Ekuador tampil lebih agresif.
Baru dua menit laga berjalan, Moisés Caicedo sudah mengancam lewat tembakan jarak jauh yang masih melebar tipis.
Peluang emas berikutnya datang pada menit ke-10 saat Enner Valencia berdiri bebas di depan gawang. Namun sang kapten gagal memanfaatkan kesempatan emas setelah tendangannya melambung.
Pantai Gading sempat berada dalam tekanan.
Blunder Emmanuel Agbadou pada menit ke-23 hampir berujung petaka. John Yeboah berhasil mencuri bola dan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi mistar gawang menyelamatkan Les Éléphants.
Nasib buruk kembali menghantui Ekuador tujuh menit kemudian.
Kali ini Alan Minda melepaskan tembakan berbahaya yang kembali membentur tiang gawang. Untuk kedua kalinya, skuad Sebastián Beccacece gagal mencetak gol hanya karena beberapa sentimeter.
Pantai Gading Main Keras
Kesulitan mengembangkan permainan membuat Pantai Gading tampil lebih agresif.
Seko Fofana menjadi pemain pertama yang menerima kartu kuning pada menit ke-27.
Tak lama kemudian Franck Kessié dan Guéla Doué juga diganjar kartu akibat pelanggaran keras untuk menghentikan serangan balik cepat Ekuador.
Meski begitu, skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.
Pergantian Pemain Ubah Wajah Pertandingan
Memasuki babak kedua, pelatih Pantai Gading Emerse Faé melakukan langkah berani.
Pada menit ke-55 ia memasukkan dua pemain sekaligus, yakni Amad Diallo dan Ange-Yoan Bonny.
Keputusan itu terbukti menjadi titik balik pertandingan.
Serangan Pantai Gading menjadi lebih hidup dan lebih tajam dibanding babak pertama.
Ekuador yang sebelumnya dominan mulai kehilangan kendali permainan.
Pelatih Sebastián Beccacece merespons dengan memperkuat lini belakang, termasuk menarik John Yeboah dan memasukkan Jackson Porozo.
Namun perubahan tersebut justru membuat Ekuador semakin pasif.
Amad Diallo Jadi Pahlawan
Ketika pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, Pantai Gading melancarkan serangan mematikan pada menit ke-89.
Wilfried Singo melakukan penetrasi dari sisi kanan dan mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti.
Amad Diallo yang lolos dari pengawalan langsung menyambar bola dengan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang.
Kiper Hernán Galíndez tak mampu menjangkaunya.
Gol sempat diperiksa VAR sebelum akhirnya disahkan.
Stadion pun meledak.
Pantai Gading unggul 1-0.
Gol itu sekaligus menjadi pukulan telak bagi Ekuador yang sepanjang laga sebenarnya tampil lebih dominan.
Jerman Masih Memimpin Grup E
Hingga peluit akhir dibunyikan, Ekuador gagal menemukan gol balasan.
Pantai Gading pun mengamankan tiga poin berharga pada laga pembuka mereka.
Meski menang, Les Éléphants masih berada di posisi kedua klasemen sementara Grup E karena kalah selisih gol dari Jerman yang sebelumnya menghancurkan Curacao 7-1.
Klasemen Sementara Grup E
1. Jerman — 3 poin (7-1)
2. Pantai Gading — 3 poin (1-0)
3. Ekuador — 0 poin (0-1)
4, Curacao — 0 poin (1-7)
Hasil ini membuat persaingan Grup E semakin panas. Pantai Gading sukses menjaga asa lolos ke fase gugur, sementara Ekuador wajib bangkit pada laga berikutnya jika tidak ingin tersingkir lebih cepat.![]()
Olahraga 6 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Keamanan | 3 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Dunia | 5 hari yang lalu
Pendidikan | 6 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Ekbis | 5 hari yang lalu