Kabel Laut Ilegal Menggurita, DPR: PNBP Bocor, Negara Rugi Besar!
RAJAMEDIA.CO - Jakarta — DPR RI membunyikan alarm keras. Jaringan kabel laut ilegal—termasuk fiber optik—ditemukan menjamur di perairan Indonesia tanpa izin resmi. Dampaknya tak main-main: potensi pendapatan negara diduga bocor besar-besaran.
PNBP Menguap di Bawah Laut
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, menyebut temuan kabel laut ilegal sebagai masalah serius yang selama ini luput dari pengawasan.
“Ini temuan sangat berharga. Ada potensi pendapatan negara yang besar dari kabel laut yang belum berizin,” tegasnya, dikutip Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor ini belum tergarap optimal karena banyaknya instalasi ilegal yang beroperasi diam-diam.
Jumlah Ilegal Diduga Lebih Banyak
Kharis mengungkapkan, jumlah kabel laut tanpa izin bahkan diduga melampaui yang legal. Kondisi ini dinilai tidak bisa dibiarkan berlarut.
“Ini harus jadi perhatian serius. Jangan sampai negara terus dirugikan,” ujarnya.
PSDKP Diminta Turun Tangan
DPR mendesak Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) segera bergerak melakukan penelusuran menyeluruh di wilayah perairan nasional.
“Kita minta diusut, dicari tahu, dan ditegakkan aturan di laut kita,” tegas Kharis.
Langkah ini dinilai penting untuk menertibkan aktivitas bawah laut sekaligus mengamankan potensi penerimaan negara.
Ancaman Kedaulatan dan Pengawasan
Selain soal ekonomi, keberadaan kabel ilegal juga dinilai berpotensi mengganggu aspek kedaulatan dan keamanan maritim. Infrastruktur bawah laut yang tidak terdata bisa membuka celah pengawasan negara.
Laut Indonesia bukan ruang bebas. Jika kabel ilegal dibiarkan menjalar tanpa kontrol, yang bocor bukan hanya PNBP—tapi juga kedaulatan. Saatnya negara menyelam lebih dalam, dan bertindak tegas.![]()
Politik 1 hari yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Hukum | 20 jam yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
Peristiwa | 6 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Pendidikan | 4 hari yang lalu