Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Cucun Guncang Pesantren! Santri Harus Kuasai AI dan Siap Bersaing Global

Laporan: Halim Dzul
Minggu, 07 Juni 2026 | 19:45 WIB
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal - Humas DPR -
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO — Tasikmalaya, Legislator — Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mendorong transformasi besar-besaran dunia pesantren agar mampu melahirkan santri unggul yang siap bersaing di tingkat global.
 

Pesan keras itu disampaikan Kang Cucun saat menjadi narasumber talkshow panel bersama Keluarga Alumni Pesantren Cipasung di Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2026).
 

Menurut Politisi PKB itu, pesantren tidak boleh tertinggal dalam menghadapi ledakan teknologi dan perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
 

Santri Harus Jadi Pemain Global
 

Dalam forum tersebut, Cucun menyoroti pentingnya modernisasi sistem pendidikan pesantren tanpa kehilangan identitas keislaman dan tradisi keilmuan.
 

Ia menegaskan pesantren memiliki peluang besar menjadi pusat lahirnya generasi unggul yang menguasai ilmu agama sekaligus teknologi modern.
 

“Semua pesantren harus adaptif terhadap percepatan teknologi,” tegas Cucun.
 

AI Butuh Sentuhan Moral Santri
 

Menurut Cucun, perkembangan AI saat ini justru membutuhkan keterlibatan insan pesantren agar teknologi tidak kehilangan arah moral dan etika.
 

Ia menilai santri memiliki kekuatan nilai dan pemahaman agama yang sangat penting dalam menghadapi era digital global.
 

“Dalam perkembangan AI saat ini dibutuhkan kontribusi insan pesantren yang memiliki pemahaman agama kuat untuk menghadirkan perspektif etika dan nilai moral,” ujarnya.
 

Pesantren Bisa Adopsi Kurikulum Internasional
 

Cucun juga membuka peluang besar bagi pesantren untuk mengadopsi kurikulum internasional seperti Cambridge Curriculum maupun International Baccalaureate (IB).
 

Namun menurutnya, penerapan kurikulum global tetap harus disesuaikan dengan karakter khas pesantren.
 

“Pesantren bisa mengadopsi Cambridge maupun IB dengan pendekatan khas pesantren,” katanya.
 

UU Pesantren Jangan Jadi Beban Baru
 

Selain soal transformasi pendidikan, Kang Cucun juga mengingatkan pentingnya implementasi nyata Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.
 

Ia menegaskan aturan turunan UU Pesantren jangan malah memperumit administrasi pesantren.
 

Menurutnya, negara harus hadir memberi kemudahan, bukan justru menambah birokrasi.
 

“Kehadiran negara harus mempermudah, bukan membebani administrasi pesantren,” tegasnya.
 

Dana Abadi Pesantren Jadi Sorotan
 

Cucun menyoroti empat pilar penting dalam implementasi UU Pesantren, yakni:
 

✅ Rekognisi atau pengakuan negara
✅ Afirmasi atau keberpihakan
✅ Fasilitasi pendanaan melalui Dana Abadi Pesantren
✅ Penguatan fungsi sosial dan dakwah


Ia menilai masih banyak pengelola pesantren yang belum memahami sepenuhnya manfaat kehadiran negara melalui UU tersebut.
 

Resmi Pimpin Alumni Cipasung
 

Momentum dialog itu sekaligus menjadi tonggak baru kepemimpinan alumni Pesantren Cipasung.
 

Dalam acara yang digelar di Dome Pesantren Cipasung dan dihadiri ribuan alumni lintas generasi, Kang Cucun resmi dilantik sebagai Ketua Umum Majelis Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Cipasung (MPP KAC) periode 2026–2031.
 

Pelantikan dipimpin langsung Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung KH Ubaedillah bertepatan dengan Haul Akbar pesantren.
 

Alumni Siap Jadi Pusat Gagasan Strategis
 

Dalam kesempatan tersebut juga dikukuhkan Majelis Pakar MPP KAC sebagai pusat pemikiran strategis organisasi alumni.
 

Majelis ini diharapkan menjadi ruang kontribusi akademik, pengembangan gagasan, dan penyusunan rekomendasi berbasis data dari alumni lintas disiplin ilmu.
 

Acara turut dihadiri para masyayikh dan tokoh Pesantren Cipasung, di antaranya KH Acep Adang Ruhiyat, Acep Zamzam Noor, Rektor UNIK KH Abdul Chobir, jajaran pengurus KAC, serta ribuan alumni dari berbagai daerah.rajamedia

Komentar: