Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Guru Besar UI Prihatin Tatanan Hukum dan Demokrasi Hancur

Laporan: Tim Redaksi
Jumat, 02 Februari 2024 | 15:09 WIB
Pernyataan sikap para guru besar UI. (Foto:TangkapanLayar MetroTV)
Pernyataan sikap para guru besar UI. (Foto:TangkapanLayar MetroTV)

RAJAMEDIA.CO - Depok - Hancurnya tatanan hukum dan demokrasi di Indonesia menjelang Pemilu Serentak 2024 membuat para guru besar dan alumni Unoversitas Indonesia (UI) menyampaikan pernyataan sikap.

Para guru besar UI ini resah dengan situasi tatanan hukum dan demokrasi saat ini.

Keresahan para sivitas akademika UI ini disampaikan di Halaman Rektorat Kampus UI, Depok, Jawa Barat pada Jumat (2/2).

"Kami, Sivitas Akademika Universitas Indonesia prihatin atas hancurnya tatanan hukum dan demokrasi. Hilangnya etika bernegara dan bermasyarakat, terutama korupsi dan nepotisme telah menghancurkan kemanusiaan, dan merampas akses keadilan kelompok miskin terhadap hak pendidikan, kesehatan, layanan publik, dan berbagai kelayakan hidup," kata Ketua Dewan Guru Besar UIProf. Harkristuti Harkrisnowo.

Dikatakan Harkristuti Harkrisnowo, keserakahan atas nama pembangunan tanpa naskah akademik berbasis data, tanpa kewarasan akal budi dan kendali nafsu keserakahan, telah menyebabkan semakin punahnya sumberdaya alam hutan, air, kekayaan di bawah tanah dan laut, memusnahkan keanekaragaman hayati, dan hampir semua kekayaan bangsa ini.

"Mereka lupa bahwa di dalam hutan, di pinggir sungai, danau dan pantai, ada orang-orang, flora dan fauna, dan keberlangsungan kebudayaan masyarakat adat, bangsa kita," ujarnya.rajamedia

Komentar: