Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Gilang DPR: Begal Bukan Sekadar Kriminalitas, Tapi Alarm Ketimpangan Sosial!

Laporan: Halim Dzul
Rabu, 27 Mei 2026 | 20:55 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez - Humas DPR -
Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta, Legislator — Maraknya aksi begal di berbagai wilayah perkotaan mendapat sorotan serius dari Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez.
 

Politikus Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menilai lonjakan kriminalitas jalanan tidak bisa hanya dipandang sebagai persoalan keamanan semata, tetapi juga menjadi sinyal adanya tekanan sosial-ekonomi yang semakin kuat di masyarakat perkotaan.
 

“Kalau penanganannya hanya berfokus pada penangkapan pelaku tanpa memperbaiki akar masalah ekonomi dan ketimpangan sosial, maka siklus kejahatan berpotensi terus berulang,” kata Gilang dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/5/2026).
 

Begal Dinilai Makin Nekat dan Brutal
 

Gilang menilai aksi begal belakangan semakin berani dan terang-terangan.
 

Bahkan, sejumlah video viral memperlihatkan pelaku membawa senjata tajam hingga diduga senjata api untuk mengintimidasi korban di jalanan.
 

Menurutnya, kondisi itu menunjukkan adanya celah serius dalam sistem deteksi dini dan pemetaan pelaku kriminal.
 

“Kasus begal yang bisa beraksi ratusan kali dalam beberapa bulan menjadi bukti ada masalah serius dalam pengawasan dan pencegahan,” ujarnya.
 

Penindakan Saja Dinilai Tidak Cukup
 

Gilang menegaskan pemberantasan begal tidak cukup hanya mengandalkan penangkapan pelaku oleh aparat penegak hukum.
 

Ia meminta pemerintah daerah dan aparat memperkuat infrastruktur keamanan perkotaan, mulai dari penerangan jalan umum, pemasangan CCTV, hingga patroli rutin di titik-titik rawan.
 

“Patroli rutin yang masif khususnya di titik-titik rawan, hingga memberantas jaringan kelompok begal harus dilakukan,” tegasnya.
 

Pasar Penadah Disebut Harus Dibongkar
 

Selain pelaku lapangan, Gilang juga menyoroti keberadaan pasar penadah barang curian yang dinilai ikut memperbesar peluang terjadinya aksi kejahatan jalanan.
 

Menurutnya, rantai kriminalitas tidak akan pernah putus selama masih ada pihak yang membeli atau menampung barang hasil kejahatan.
 

Karena itu, aparat diminta tidak hanya mengejar pelaku begal di lapangan, tetapi juga membongkar jaringan penadah secara serius.
 

Warga Diminta Lebih Waspada
 

Di sisi lain, Gilang mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di jalan, terutama pada malam hari.
 

Ia meminta warga menghindari jalur sepi dan minim penerangan, serta memahami berbagai modus yang biasa digunakan pelaku begal.
 

Politikus asal Dapil Jawa Tengah II itu bahkan menyarankan masyarakat membawa alat perlindungan diri seperti pepper spray saat berada di wilayah rawan kejahatan.
 

Apalagi sejumlah kawasan di Jakarta Barat kini bahkan dijuluki “Gotham City” oleh netizen karena maraknya aksi kriminal jalanan.
 

“Saat berada dalam situasi terdesak dan nyawa terancam, tetap utamakan keselamatan diri,” tandasnya.rajamedia

Komentar: