Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Komisi III Bentuk Tim Pengawas! Habiburokhman: Kasus Febrie Harus Diusut Sampai Tuntas

Laporan: Firman
Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:06 WIB
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman - RMN -
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman - RMN -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Komisi III DPR RI memastikan tidak akan tinggal diam menyikapi perkembangan penanganan perkara yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
 

Sebagai bentuk pengawasan terhadap proses penegakan hukum, Komisi III DPR RI akan membentuk Tim Pengawas untuk memastikan seluruh tahapan penyidikan berjalan profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum.
 

DPR Kawal Hingga Tuntas
 

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pembentukan Tim Pengawas merupakan wujud komitmen parlemen dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum.
 

Menurutnya, setiap perkara yang menjadi perhatian publik harus ditangani secara objektif dan diselesaikan hingga tuntas.
 

"Komisi III DPR RI berkomitmen penuh untuk mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas dan berkepastian hukum dengan membentuk Tim Pengawas," ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).
 

Pengunduran Diri Bukan Akhir Proses
 

Habiburokhman menegaskan, pengunduran diri Febrie Adriansyah tidak boleh dijadikan alasan untuk menghambat ataupun menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.
 

Ia meminta seluruh aparat penegak hukum tetap bekerja sesuai kewenangan masing-masing dengan menjunjung profesionalisme dan aturan hukum.
 

Menurutnya, proses penyidikan harus terus berlanjut hingga seluruh fakta terungkap secara terang.
 

Polri, Kejagung, dan TNI Diminta Tetap Solid
 

Politikus Fraksi Partai Gerindra itu juga mengingatkan pentingnya soliditas antarinstansi penegak hukum.
 

Ia meminta Polri, Kejaksaan Agung, dan TNI terus memperkuat koordinasi serta menghindari ego sektoral dalam menangani perkara-perkara strategis.
 

Habiburokhman menilai sinergi antarlembaga merupakan kunci keberhasilan pemberantasan korupsi.
 

Korupsi Adalah Tanggung Jawab Oknum
 

Habiburokhman menekankan bahwa dugaan tindak pidana korupsi merupakan perbuatan individu, bukan representasi sebuah institusi.
 

Karena itu, ia mengingatkan agar publik tidak menggeneralisasi kesalahan oknum sebagai kesalahan lembaga.
 

Menurutnya, seluruh institusi negara harus tetap dijaga kehormatannya sembari mendukung proses hukum berjalan tanpa intervensi.
 

DPR Pastikan Pengawasan Berjalan
 

Komisi III DPR RI, lanjut Habiburokhman, akan terus mengoptimalkan fungsi pengawasan agar koordinasi antarlembaga penegak hukum tetap berjalan baik.
 

Ia berharap seluruh aparat tetap memiliki visi yang sama dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
 

"Negara membutuhkan kekompakan aparat penegak hukumnya untuk bergerak maju. Kami akan memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal agar kerja sama antarlembaga tetap kokoh dan berada di jalur yang benar," tegasnya.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: