Komisi VII DPR Awasi Kawasan Industri BSD City!
RAJAMEDIA.CO - Serang, Kunker — Komisi VII DPR RI menegaskan komitmennya mengawal tata kelola kawasan industri agar berjalan berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke kawasan industri dan pergudangan BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (15/1/2026).
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut kerja Panitia Kerja (Panja) Daya Saing Industri yang dibentuk Komisi VII DPR RI untuk memastikan kawasan industri nasional dikelola secara modern, efisien, dan bertanggung jawab secara sosial.
Apresiasi untuk Sinarmas Land
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mengapresiasi Sinarmas Land selaku pengelola kawasan industri Taman Tekno BSD City yang dinilai berhasil membangun tata kelola kawasan terintegrasi dan modern. Menurutnya, model pengelolaan seperti BSD City dapat menjadi rujukan nasional dalam pengembangan kawasan industri.
“BSD ini salah satu kawasan swasta yang kami nilai berhasil mengembangkan usahanya secara terintegrasi. Penjelasan yang kami terima hari ini akan menjadi referensi penting bagi Komisi VII dalam menyusun rekomendasi Panja Daya Saing Industri,” ujar Saleh.
Ia menegaskan, pengelolaan kawasan industri tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi harus memperkuat efisiensi distribusi barang dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Industri Harus Berdampak ke Rakyat
Politisi Fraksi PAN itu menekankan, peningkatan daya saing industri nasional akan berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia berharap keberadaan kawasan industri BSD City tidak hanya dirasakan kelompok tertentu, tetapi memberi manfaat luas.
“Kami berharap kehadiran BSD City tidak hanya dinikmati oleh kelompok elit, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.
Saleh juga menyoroti penyerapan tenaga kerja sekitar 4.600 orang dari pengembangan kawasan yang baru mencapai sekitar 40 persen. Menurutnya, sisa pengembangan 60 persen ke depan berpotensi memberi dampak ekonomi yang jauh lebih besar.
“Masih ada 60 persen kawasan yang akan dibangun. Kalau itu terealisasi, dampaknya akan sangat luas bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.
Komitmen Pengembang Jaga Regulasi
Sementara itu, Kepala Divisi Manajemen Kawasan Sinarmas Land, Tri Astuti, memastikan pihaknya berkomitmen menjalankan pengembangan kawasan sesuai peruntukan tata ruang, perizinan berusaha, serta standar teknis kawasan industri yang berlaku.
“Ke depan, fasilitas sosial dan fasilitas umum akan menjadi fokus pengembangan kami, tentu sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku,” ujar Tri.
DPR Kawal Daya Saing Industri Nasional
Kunjungan kerja spesifik ini turut dihadiri sejumlah anggota Komisi VII DPR RI, di antaranya Zulkarnaini Ampong Bang (F-Golkar), Achmad DG Sere, Yoyok Rio Sudibyo (F-NasDem), Eva Monalisa (F-PKB), Hendry Munief, Tifatul Sembiring (F-PKS), dan Rusda Mahmud (F-PD).
Melalui kunjungan ini, Komisi VII DPR RI menegaskan pengembangan kawasan industri harus sejalan dengan peningkatan daya saing industri nasional, sekaligus memberi manfaat terukur bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat luas.![]()
Olahraga | 6 hari yang lalu
Peristiwa | 1 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Nasional | 5 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
