Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Banjir Perbatasan Bekasi–Tarumajaya Disorot, Komisi I DPRD Minta Aksi Nyata Pemkot

Laporan: Halim Dzul
Selasa, 03 Maret 2026 | 09:56 WIB
Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan -
Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan -

RAJAMEDIA.CO - Kota Bekasi – Masalah banjir di wilayah perbatasan kembali memanas. Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan, mendesak adanya koordinasi konkret lintas daerah untuk menuntaskan genangan yang kerap terjadi di Kecamatan Medan Satria.
 

Wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, dan menjadi salah satu titik rawan setiap musim hujan.
 

Drainase Tak Terintegrasi, Hujan Ringan Pun Banjir
 

Nuryadi menilai persoalan utama ada pada tata kelola drainase yang belum terintegrasi. Aliran air dari dua wilayah berbeda kerap tak sinkron, sehingga air meluap dan menggenangi pemukiman warga.
 

“Wilayah perbatasan sering menghadapi persoalan klasik: aliran air tidak terintegrasi, perbedaan tata kelola drainase, serta koordinasi lintas daerah yang belum optimal,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
 

Menurutnya, kondisi ini membuat hujan dengan intensitas ringan sekalipun berpotensi memicu genangan bahkan banjir di Medan Satria.
 

Jangan Terjebak Batas Administratif
 

Nuryadi menegaskan, penanganan banjir tidak boleh berhenti pada batas wilayah administratif. Sistem hidrologi harus dibangun secara menyeluruh dan terintegrasi antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.
 

“Ini bukan sekadar soal batas kota, tapi soal sistem aliran air yang harus terhubung dan dirancang bersama,” tegasnya.
 

Normalisasi dan Turap Jadi Prioritas
 

DPRD mendorong Pemerintah Kota Bekasi segera mengambil langkah konkret. Mulai dari normalisasi saluran air, pembangunan turap, hingga pemetaan ulang titik-titik genangan.
 

“Kami meminta normalisasi saluran, pembangunan turap, serta pemindaian titik genangan menjadi prioritas dalam perencanaan dan penganggaran tahun berjalan,” tandas Nuryadi.
 

Pesan DPRD jelas: banjir di perbatasan tak bisa ditangani setengah hati. Tanpa koordinasi nyata dan sistem terintegrasi, genangan akan terus menjadi langganan setiap musim hujan.rajamedia

Komentar: