Dahnil Pastikan Haji Tetap Aman di Tengah Ancaman BBM Naik
RAJAMEDIA.CO - Madinah, Bilaeral – Pemerintah Indonesia bergerak cepat merespons potensi kenaikan harga bahan bakar global yang bisa berdampak pada biaya penerbangan jemaah haji. Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak langsung bertemu Wakil Menteri Haji Arab Saudi Abdulfattah bin Sulaiman Mashat di Madinah.
Pertemuan ini bukan sekadar formalitas. Fokusnya jelas: memastikan ibadah haji tetap aman, nyaman, dan terjangkau di tengah gejolak harga energi dunia.
Keselamatan Jemaah Jadi Harga Mati
Dahnil menegaskan, di atas segala dinamika global, keselamatan jemaah tetap prioritas utama pemerintah.
“Keselamatan jemaah menjadi prioritas utama, terutama terkait keamanan penerbangan dan ketersediaan logistik pangan,” tegasnya.
Ia mengingatkan, potensi kenaikan harga bahan bakar harus diantisipasi bersama agar layanan penerbangan tetap optimal dan tidak mengganggu keberangkatan jemaah.
Mitigasi Disiapkan, Layanan Dijaga
Pemerintah Indonesia disebut sudah menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga kualitas layanan haji, baik dari sisi transportasi maupun konsumsi.
Menurut Dahnil, perhatian Presiden Prabowo Subianto sangat jelas: jemaah harus aman, nyaman, dan terlayani dengan baik.
“Dua hal utama yang menjadi perhatian adalah keamanan penerbangan dan kesiapan logistik pangan,” ujarnya.
Dapur Haji Disiapkan Hadapi Darurat
Tak hanya bicara transportasi, Dahnil juga turun langsung meninjau dapur katering di Arab Saudi.
Ia menekankan pentingnya kesiapan stok bahan pangan, termasuk cadangan hingga tiga bulan ke depan. Bahkan, makanan siap saji untuk kondisi darurat juga harus tersedia.
“Langkah ini penting agar kebutuhan konsumsi jemaah tetap terjamin dalam situasi apa pun,” katanya.
Koordinasi RI–Arab Saudi Diperkuat
Pertemuan bilateral ini menandai penguatan koordinasi antara Indonesia dan Arab Saudi dalam menghadapi tantangan global.
Kenaikan harga energi memang tak terhindarkan, tapi pemerintah memastikan dampaknya tidak boleh sampai mengganggu ibadah jemaah.
Dengan langkah antisipatif ini, pemerintah ingin memastikan satu hal: di tengah gejolak dunia, ibadah haji tetap berjalan aman, tertib, dan penuh kenyamanan bagi jemaah Indonesia.![]()
Pendidikan 3 hari yang lalu
Keamanan | 3 hari yang lalu
Dunia | 2 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Keamanan | 3 hari yang lalu
Hukum | 1 hari yang lalu
Hukum | 3 hari yang lalu
Nasional | 5 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu