Cucun Ajak Santri Berani Bermimpi Jadi Pemimpin Bangsa
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengajak para santri SMP Habibi Bina Cendikia, Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, memahami peran DPR sekaligus berani bermimpi menjadi pemimpin bangsa.
Pesan itu disampaikan Cucun saat menerima kunjungan edukasi parlemen santri di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Kenalkan Tugas DPR
Cucun menyambut para santri sebagai generasi penerus yang perlu mengenal langsung cara kerja lembaga perwakilan rakyat.
Ia menjelaskan tiga fungsi utama DPR RI, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan.
“Jadi ingat tiga kata ini: membuat aturan, mengatur uang, mengawasi,” ujar Cucun.
Santri Punya Kesempatan Setara
Cucun menegaskan, pendidikan pesantren bukan penghalang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Ia mencontohkan UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren sebagai bentuk pengakuan negara terhadap pesantren dalam sistem pendidikan nasional.
“Kalian bukan murid kelas dua. Di mata negara, kalian setara dengan pelajar mana pun,” tegasnya.
Bijak Gunakan Teknologi
Cucun juga mengingatkan para santri agar cerdas menggunakan teknologi digital dan tidak terjebak hoaks, judi daring maupun pinjaman daring.
“Jadilah pengguna HP yang cerdas dan berakhlak. Pakai untuk belajar, untuk berkarya, untuk kebaikan,” pesannya.
Berani Bermimpi
Menutup pertemuan, Cucun mendorong para santri rajin belajar, menjaga akhlak, serta menguasai ilmu agama, pengetahuan dan teknologi.
Ia bahkan membuka kemungkinan para santri suatu hari kembali ke Kompleks Parlemen bukan sebagai tamu, melainkan sebagai anggota DPR.
“Bukan hal yang mustahil. Yang penting mulainya dari sekarang, dari bangku SMP ini,” pungkasnya.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Olahraga | 5 hari yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Nasional | 1 minggu yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Daerah | 5 hari yang lalu