Gaji 31 Ribu Karyawan PT Pos Segera Cair, Dasco Pastikan Ada Kepastian
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggelar audiensi bersama karyawan PT Pos Indonesia yang mengalami persoalan keterlambatan pembayaran gaji.
Dalam pertemuan tersebut, muncul kepastian bahwa pembayaran gaji bagi sekitar 31 ribu karyawan PT Pos Indonesia akan segera dicairkan. Pertemuan berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
DPR Minta Gaji Karyawan Segera Dicairkan
Pertemuan dihadiri Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, serta perwakilan karyawan PT Pos Indonesia.
Anggia mengatakan kehadiran DPR dalam audiensi tersebut untuk meminta kepastian agar hak para karyawan dapat segera dibayarkan.
Menurutnya, pembayaran gaji diharapkan dapat dilakukan pada 1 September 2026.
Dasco Hubungi Danantara
Untuk memastikan penyelesaian persoalan tersebut, Dasco langsung menghubungi Danantara.
Dari komunikasi tersebut, diperoleh kepastian bahwa pembayaran gaji karyawan PT Pos Indonesia akan segera dicairkan.
“Dan mereka punya tagihan sebenarnya, punya tagihan di Kemensos yang tadi Pak Dasco memang selalu memonitor komunikasi kita dengan Danantara, dengan manajemen, dengan para karyawan untuk uang ini segera dicairkan,” kata Anggia melansir laman beritanasional.com.
Gaji Bisa Cair Pekan Ini
Komisi VI DPR juga mendorong agar pembayaran gaji tidak perlu menunggu terlalu lama.
Anggia menyebut pencairan gaji tersebut diupayakan dapat dilakukan secepatnya, bahkan mulai pekan ini.
“Minggu ini, secepatnya. Tadi Pak Dasco langsung telepon Kemenkeu juga karena sebenarnya surat permintaannya itu sudah tanggal 12 Agustus yang lalu,” ujarnya.
Menurut Anggia, persoalan pembayaran gaji menyangkut kehidupan puluhan ribu karyawan dan keluarga mereka.
“Ini menyangkut hajat hidup orang banyak, menyangkut gaji, menyangkut keluarga mereka. Dan itu tagihan, itu utang. Bukan talangan, jadi itu utang,” tegas politikus PKB tersebut.
DPR Dorong Penyehatan PT Pos Indonesia
Selain memastikan hak karyawan, DPR juga mendorong adanya komitmen bersama antara karyawan, manajemen dan Danantara untuk menyehatkan kembali kondisi PT Pos Indonesia.
Anggia menilai PT Pos memiliki prospek sebagai bisnis logistik di masa depan sehingga perlu diselamatkan dan diperkuat.
“Memang Pos ini sebenarnya kan jadi bisnis atau ya bisnis masa depan, bisnis logistik masa depan yang memang harus disehatkan,” katanya.
PT Pos Disebut Kekayaan Negara
Anggia menekankan PT Pos Indonesia memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian dari kekayaan negara.
Ia menyebut PT Pos Indonesia telah berusia 281 tahun dan karena itu perlu mendapat perhatian serius agar tetap mampu menjalankan perannya.
“Jadi sudah tua banget dan menjadi kekayaan negara. Makanya kemudian pimpinan tadi Pak Dasco minta untuk segera diurai dan diselesaikan penyehatan PT Pos dan menyelamatkan PT Pos,” ujarnya.
Hak Karyawan Jangan Lagi Tertunda
Audiensi DPR bersama karyawan PT Pos Indonesia menjadi langkah untuk memastikan persoalan keterlambatan pembayaran gaji segera mendapatkan penyelesaian.
Dengan adanya komunikasi langsung antara DPR, Danantara, pemerintah, manajemen dan karyawan, pembayaran gaji 31 ribu karyawan kini menunggu realisasi pencairan.
Bagi para karyawan, yang ditunggu bukan lagi janji, tetapi kepastian bahwa gaji segera masuk dan kebutuhan keluarga dapat kembali terpenuhi.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Pendidikan | 3 hari yang lalu
Info Haji | 2 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Nasional | 5 hari yang lalu
Opini | 16 jam yang lalu
Daerah | 5 hari yang lalu
Politik | 1 hari yang lalu
Politik | 4 hari yang lalu