Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Atalia Dorong Anggaran BNPB Diperkuat, Pemulihan Desa Adat Sade Tak Boleh Lambat

Laporan: Halim Dzul
Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:56 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya dorong penguatan anggaran BNPB - Ilustrasi RMN -
Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya dorong penguatan anggaran BNPB - Ilustrasi RMN -

RAJAMEDIA.CO — Lombok Tengah — Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya mendorong penguatan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar kapasitas mitigasi, penanganan, dan pemulihan bencana di Indonesia semakin optimal.
 

Hal itu disampaikan Atalia saat meninjau kondisi pascakebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, NTB, Jumat (28/8/2026).
 

Anggaran BNPB Perlu Diperkuat
 

Atalia menilai dukungan anggaran yang memadai penting agar pemerintah mampu merespons bencana secara cepat sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat.
 

“Dari sisi anggaran, kita perlu dukung agar terkait dengan anggaran bagi BNPB bisa dipastikan bertambah untuk waktu berikutnya,” ujar Atalia.
 

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat mitigasi bencana serta kolaborasi antarpihak dalam menghadapi dampak kebakaran.
 

Pemulihan Dibagi Tiga Fase
 

Menurut Atalia, pemulihan Desa Adat Sade dilakukan secara bertahap melalui tiga fase.
 

Fase pertama berfokus pada keselamatan dan stabilisasi, fase kedua pada pemulihan kehidupan masyarakat, sedangkan fase ketiga diarahkan pada pembangunan kembali kawasan terdampak.
 

Namun, pemulihan tidak boleh hanya mengejar pembangunan fisik.
 

Ekonomi Warga Harus Segera Pulih
 

Atalia menyoroti dampak kebakaran terhadap aktivitas ekonomi warga karena Desa Adat Sade merupakan kawasan wisata.
 

Sekitar 69 art shop terdampak, sehingga terhentinya aktivitas usaha ikut memukul pengrajin dan rantai ekonomi masyarakat sekitar.


“Rantai ekonominya berhenti ketika ini terjadi. Itu berefek pada daerah sekitar, termasuk para pengrajin,” katanya.
 

Karena itu, ia mendorong skema bantuan yang dapat membantu keluarga terdampak kembali memperoleh penghasilan secepat mungkin.
 

Pendidikan Anak Jangan Terabaikan
 

Atalia juga mengapresiasi perhatian Pemprov NTB terhadap anak-anak yang terdampak kebakaran.
 

Ia berharap proses pemulihan sektor pendidikan dipercepat agar para siswa dapat segera kembali belajar di sekolah.


“Terima kasih atas perhatian Pemprov NTB bagi anak-anak. Mudah-mudahan nanti juga dipercepat proses untuk kembali ke sekolah,” pungkasnya.
 

Bencana tak berhenti saat api padam. Pemulihan ekonomi, pendidikan, dan kehidupan warga harus ikut dipastikan kembali menyala.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: