The Jakmania Tolak Tiket Persija hingga Rp500 Ribu, Ancam Boikot Launching di JIS
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — The Jakmania secara resmi memprotes dan menolak rencana kenaikan harga tiket pertandingan kandang Persija Jakarta yang dinilai terlalu mahal dan memberatkan suporter.
Protes tersebut mencuat menjelang agenda peluncuran tim Persija sekaligus laga uji coba internasional melawan Brisbane Roar FC di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8/2026).
Harga tiket yang dibanderol mulai Rp250 ribu hingga Rp1,6 juta menjadi sorotan di kalangan suporter.
The Jakmania Tolak Harga Tiket Mahal
Penolakan disuarakan melalui akun resmi @infokomjakmania. The Jakmania menilai kebijakan harga tiket tersebut berpotensi menyulitkan suporter untuk memberikan dukungan langsung kepada Persija di stadion.
Kenaikan harga juga dipersoalkan karena dinilai tidak sebanding dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
Selain faktor ekonomi, suporter turut menyoroti prestasi Persija yang disebut belum kembali menjadi juara liga dalam delapan tahun terakhir.
Harga Termurah Rp250 Ribu
Manajemen Persija menetapkan sejumlah kategori tiket untuk laga melawan Brisbane Roar FC.
Untuk kategori reguler, tiket termurah adalah Kategori 1 Tier 2 sebesar Rp250 ribu. Tiket ini khusus didistribusikan melalui Korwil The Jakmania bagi pemilik KTA dan tidak dijual secara umum.
Sementara Kategori 1 Tier 1 dibanderol Rp350 ribu.
Tersedia pula paket keluarga, yakni Kategori 1 Tier 1 Family 3 seharga Rp900 ribu dan Family 4 sebesar Rp1,2 juta.
Tiket VIP Tembus Rp500 Ribu
Untuk kategori VIP, harga tiket reguler ditetapkan sebesar Rp500 ribu.
Adapun paket VIP Family 3 dibanderol Rp1,2 juta, sedangkan VIP Family 4 mencapai Rp1,6 juta.
Seluruh harga tersebut belum termasuk pajak hiburan dan biaya administrasi tiket.
Dengan tambahan biaya tersebut, tiket termurah yang semula Rp250 ribu diperkirakan menjadi sekitar Rp271.050.
Jakmania Ancam Boikot
Kekecewaan terhadap harga tiket bahkan memunculkan ancaman aksi dari sejumlah kelompok suporter.
Sebagian suporter, termasuk Jakmania Tanah Abang, menyatakan opsi untuk memboikot acara peluncuran tim atau melakukan aksi protes dari luar stadion apabila persoalan harga tiket tidak mendapatkan solusi.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa persoalan tiket bukan sekadar masalah harga, tetapi menyangkut hubungan antara klub dan basis suporternya.
Persija Hadapi Brisbane Roar
Pertandingan melawan Brisbane Roar FC sendiri menjadi bagian dari agenda peluncuran skuad Persija untuk menghadapi kompetisi musim baru.
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di JIS pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Namun, sebelum pertandingan digelar, polemik harga tiket telah lebih dahulu menjadi perhatian publik.
Suporter Ingin Tetap Dekat dengan Persija
Bagi The Jakmania, dukungan terhadap Persija bukan sekadar datang ke stadion. Kehadiran suporter menjadi bagian penting dari atmosfer pertandingan dan identitas klub.
Karena itu, tuntutan harga tiket yang lebih terjangkau menjadi suara yang ingin disampaikan kepada manajemen.
Di satu sisi, Persija ingin menghadirkan launching spektakuler. Di sisi lain, The Jakmania ingin tetap bisa berada di tribun tanpa terbebani harga tiket yang dianggap terlalu mahal.
Kini, perhatian tertuju pada bagaimana manajemen Persija merespons protes suporter menjelang laga melawan Brisbane Roar FC.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Pendidikan | 3 hari yang lalu
Info Haji | 2 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Opini | 23 jam yang lalu
Daerah | 5 hari yang lalu
Daerah | 1 hari yang lalu
Politik | 1 hari yang lalu